Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani saat kunjungan kerja ke Rice Milling Unit milik PT Sri Tani Berkah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Dok. Bulog)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Perum Bulog menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat pengelolaan dan pemeliharaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Sinergi ini difokuskan pada penggunaan teknologi guna mencegah serangan kutu, menjaga mutu produk, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kerja sama ini bertujuan mempercepat transformasi rantai pasok pangan berbasis teknologi.
“Melalui sinergi dengan BRIN, Bulog tidak hanya memperkuat peran dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan, tetapi juga mendorong pemanfaatan inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan logistik pangan secara menyeluruh,” kata Rizal di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Langkah konkret ini ditandai dengan penandatanganan adendum Nota Kesepahaman tentang Riset dan Pemanfaatan Hasil Riset terkait Rantai Pasok Pangan dan Pertanian oleh Rizal dan Kepala BRIN Arif Satria, Jumat (27/3/2026). Kerja sama strategis yang sudah berjalan sejak 2024 ini kini diperluas cakupannya.
Rizal menjelaskan, ruang lingkup baru mencakup pengembangan smart farming, optimalisasi infrastruktur pengolahan, hingga modernisasi pergudangan. Selain itu, terdapat fokus khusus pada teknologi radiasi untuk pengawetan pangan guna meningkatkan daya simpan dan efisiensi distribusi.
“Dengan penandatanganan adendum ini, Perum Bulog berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan,” imbuh Rizal.
Kepala BRIN Arif Satria menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset agar dapat diimplementasikan langsung oleh sektor strategis seperti Bulog. Ia menilai kolaborasi ini memastikan inovasi laboratorium dapat menjawab tantangan nyata di lapangan.
“Tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam mendukung sistem pangan nasional yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Arif.
Melalui kerja sama ini, sistem pangan nasional diharapkan menjadi lebih modern dan efisien dalam jangka panjang.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













