PT Agrinas Palma Nusantara mengembangkan Program Kemitraan Sawit Rakyat yang mengedepankan kolaborasi dengan petani, koperasi, dan masyarakat. (Foto: Dok. Agrinas Palma Nusantara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus memperkuat program Kemitraan Sawit Rakyat sebagai model pengelolaan perkebunan berbasis kolaborasi dengan petani, koperasi, dan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya Perseroan meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (APN), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan Kemitraan Sawit Rakyat dirancang untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurut Abdul Ghani, Kemitraan Sawit Rakyat merupakan strategi perusahaan dalam membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan antara Agrinas Palma Nusantara dengan masyarakat.
“Melalui koperasi sebagai wadah kelembagaan, kami ingin menghadirkan model kemitraan yang tidak hanya meningkatkan produktivitas perkebunan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat, membuka peluang ekonomi, dan menciptakan nilai tambah yang dapat dirasakan secara bersama,” ujar Abdul Ghani.
Kemitraan Sawit Rakyat menjadi bagian dari strategi APN dalam mewujudkan pengelolaan perkebunan yang produktif, ramah lingkungan, dan ramah sosial. Program tersebut dijalankan melalui penguatan kapasitas petani, pendampingan teknis, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), penguatan kelembagaan petani dan koperasi, serta perluasan akses terhadap rantai pasok dan pasar.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan dan Energi
Sebagai langkah konkret, ujar Abdul Ghani, APN bersama Kementerian Koperasi Republik Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Ekosistem Agribisnis Perkebunan Berbasis Koperasi dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi Nasional.
Kerja sama tersebut menjadi landasan pengembangan model kemitraan yang menempatkan koperasi sebagai pilar utama pemberdayaan petani dan masyarakat dalam pengelolaan usaha perkebunan.
“Kami meyakini penguatan koperasi menjadi kunci untuk membangun ekosistem perkebunan rakyat yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Karena itu, Agrinas Palma Nusantara terus mendorong kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi petani, koperasi, perusahaan, dan negara,” kata Abdul Ghani.
Melalui sinergi tersebut, kedua pihak akan memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas petani, mengembangkan usaha agribisnis perkebunan, memperluas akses pembiayaan, memperkuat rantai pasok, serta mendorong hilirisasi komoditas perkebunan.
“Berbagai program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, menciptakan nilai tambah bagi petani, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. Pada saat yang sama, kolaborasi tersebut juga mendukung target swasembada pangan, swasembada energi, dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Abdul Ghani.
APN akan terus mengembangkan Kemitraan Sawit Rakyat sebagai model pengelolaan aset perkebunan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan petani, koperasi, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan, APN berkomitmen mengoptimalkan potensi aset perkebunan untuk menciptakan nilai tambah sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












