Rancang Skema Tagihan Para Obligor, Purbaya: Satgas BLBI Banyak Ribut Minim Hasil

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 15 November 2025 – 18:35 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pemaparan pada konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/11/2025). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/nz).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pemaparan pada konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/11/2025). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/nz).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan penagihan obligor tetap akan berjalan meski Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dibubarkan.

Purbaya mengaku, pembubaran Satgas BLBI masih dalam pertimbangan. Meskipun begitu dia menyebut penagihan nantinya akan dilakukan secara mandiri oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Itu masih dipertimbangkan. Jadi begini, kalau itu nggak ada (BLBI), kita akan kejar sendiri, nggak usah pusing-pusing dengan yang lain-lain,” ujar Purbaya, di Kantor Kementeian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Lebih lanjut, Purbaya menilai satgas BLBI hanya bikin ribut dan tak optimal dalam bekerja. Dia pun menegaskan, dalam waktu dekat akan mengoptimalkan kerja Satgas BLBI sebelum akhirnya dibubarkan.

“Saya takutnya cuma ada nama doang ada Satgas, terus bikin ribut, tapi hasilnya minimum. Saya memaksimalkan hasilnya dulu ke depan, tapi saya akan pelajari dulu tapi dalam waktu dekat kita beresin,” jelas dia.

Meski begitu, dia mengungkapkan pihaknya tak menghapus kewajiban tagih para obligor. Penelusuran aset tagihan juga akan memaksimalkan sistem yang ada saat ini.

“Kita kejar terus itu tapi nggak dalam bentuk satgas yang ribut. Kita kejar aja seperti apa. Masih aja kita kejar terus tapi nggak dalam Satgas. Orang Indonesia cukup canggih mengejar aset kalau di LPS kita punya tim khusus untuk aset tracing asetnya harusnya sih nggak bisa lari,” ucap dia.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya ancang-ancang tak melanjutkan Satgas BLBI yang menangani hak tagih negara atas dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dia meragukan kinerja Satgas BLBI, meskipun sudah lama terbentuk, namun penerimaan negara yang dihasilkan, sangat rendah. Tidak sebanding dengan kegaduhan (noise) yang ditimbulkan.

“Untuk BLBI, satgas BLBI masih dalam proses. Itu nanti saya lihat seperti apa ini, tapi saya sih melihatnya udah lama, hasilnya enggak banyak-banyak amat, cuma membuat ribut aja, income-nya enggak banyak-banyak amat,” ujar Menkeu Purbaya.

Dia menyatakan, akan mengkaji kembali efektivitas Satgas BLBI sebelum mengambil langkah penutupan resmi. “Daripada bikin noise, mungkin akan kita akhiri satgas itu. Tapi akan saya asses lagi, sebelum kita ambil langkah itu,” tambahnya.
 

Topik
Komentar