Prabowo Berkelakar, Ngaku Lebih Takut Birokrat Ketimbang Kuntilanak

Clara Medium.jpeg

Jumat, 13 Februari 2026 – 22:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Antara/Fauzan/nz).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Antara/Fauzan/nz).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran tajam soal birokrasi. Ia mengaku lebih takut pada birokrat ketimbang kuntilanak. 

Candaan itu ia sampaikan saat bicara pembenahan sistem pemerintahan. Prabowo mengawali dengan mengutip Winston Churchill.

“Ada yang sampaikan ke saya bahwa Winston Churchill pernah mengatakan ‘I am more afraid of my bureaucrats than I am afraid of Adolf Hitler’. Katanya, tapi kita tidak tahu apa benar atau tidak dia mengatakan begitu,” ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Lalu ia menambahkan versinya sendiri.

“Saya juga begitu. Mungkin diubah deh, aku yang ngomong ya, I am more afraid of my own bureaucrats than I am afraid of siapa lah, kuntilanak atau apa gitu,” tambah dia.

Di forum itu, Prabowo juga menyinggung para pengusaha. Ia mengingatkan agar tak lagi bermain di celah aturan.

“Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan, sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya, patuhi peraturan,” kata dia.

Menurut Prabowo, kecerdikan di Indonesia sering kali bukan dipakai untuk inovasi, melainkan mencari celah aturan.

“Kalian pintar-pintar, tapi di Indonesia ini orang pintar itu pinternya pinter mencari peluang mengatasi peraturan. Benar? Ini dari sekolah kita belajar. Iya kan?,” ucap dia.

Prabowo menegaskan, budaya itu harus dihentikan. Tapi pemerintah juga wajib berbenah.

“Ini hilangkan budaya itu ya. Tapi masalahnya pemerintah birokrasi juga harus benar. Kadang-kadang birokrasi yang tidak benar,” ucap dia.

Prabowo menegaskan komitmennya pada agenda bersih-bersih. Ia menyebut Indonesia perlu babak baru.

“So, kita harus bersihkan ya. Kita harus ada The New Indonesia. The New Indonesia harus tidak boleh, tidak boleh ada korupsi,” tegas Prabowo.