Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan sambutan pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Industri otomotif nasional sedang menghadapi ujian berat di kandang sendiri. Sepanjang tahun 2025, angka penjualan kendaraan di pasar domestik tercatat melesu. Beruntung, kinerja ekspor tampil sebagai ‘pahlawan’ yang menjaga napas industri tetap panjang di tengah tekanan ekonomi.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengakui adanya kontraksi pada pasar dalam negeri. Namun, ia menegaskan bahwa daya saing produk lokal di pasar global justru semakin taji.
“Di tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,” ujar Agus saat membuka ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Kontras Data: Domestik Turun, Ekspor Melambung
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan potret buram pasar lokal. Penjualan wholesales (pabrik ke diler) ambles 7,2 persen, sementara penjualan ritel melemah 6,3 persen menjadi hanya sekitar 833 ribu unit dari sebelumnya 889 ribu unit pada 2024.
Namun, di sisi luar negeri, ceritanya berbeda. Ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) produksi lokal justru mencatat pertumbuhan solid sebesar 9,7 persen. Jumlahnya melompat dari 472 ribu unit di 2024 menjadi 518 ribu unit sepanjang 2025.
“Kinerja ini membuktikan produk kita kompetitif dan diterima pasar global. Ini juga hasil diplomasi industri kita yang berhasil memperluas negara tujuan ekspor,” tambah Menperin.
IIMS 2026: Harapan Pemulihan di Awal Tahun
Pemerintah kini menaruh harapan besar pada gelaran IIMS 2026 yang berlangsung 5–15 Februari mendatang. Dengan target transaksi fantastis senilai Rp8 triliun, ajang ini diharapkan menjadi katalisator bagi kebangkitan pasar domestik.
IIMS tahun ini tidak hanya fokus pada jualan unit konvensional, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan. Menperin berharap kolaborasi antara produsen dan konsumen di ajang ini dapat mengembalikan gairah beli masyarakat yang sempat mendingin.
Orientasi ekspor memang telah menjadi fondasi strategis, namun penguatan pasar domestik tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan agar ekosistem otomotif nasional tetap kokoh dari segala sisi.














