Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. Pertamina)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, mengingatkan pentingnya penguatan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di tengah tekanan konflik yang berdampak pada sektor energi.
Menurutnya, tanpa pengawasan yang ketat, potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi akan terus terjadi dan merugikan masyarakat.
“Perkuat pengawasan dan distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan dan penyalahgunaan. Peruntukan BBM subsidi harus benar-benar kepada masyarakat yang membutuhkan, karena kenyataan di lapangan sering sekali disalahgunakan,” ujar Cheroline, Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
Selain pengawasan, Cheroline juga menekankan perlunya percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap BBM. Menurutnya, potensi sumber daya alam Indonesia, khususnya di wilayah timur, belum dimanfaatkan secara optimal.
“Pemerintah perlu mempercepat pengembangan EBT untuk listrik agar ketergantungan pada BBM berkurang. Terlebih khusus untuk wilayah Timur Indonesia seperti Papua, kita punya sumber daya alam yang memadai tapi belum maksimal dalam pengelolaan,” jelas dia.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu mengatakan, di tengah ketidakpastian global, Indonesia harus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional, baik dari sisi pasokan maupun stabilitas harga.
“Indonesia perlu terus memperkuat cadangan energi nasional, meningkatkan kapasitas produksi dan penyimpanan dalam negeri, serta mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan agar ketahanan energi kita semakin kokoh ke depan,” tuturnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













