Cuma Sebesar Koin! SSD Mungil Ini Punya Kapasitas Jumbo 2 Terabyte

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 18 Januari 2026 – 10:59 WIB

Biwin CL100 Mini SSD. (Foto: Biwin)

Biwin CL100 Mini SSD. (Foto: Biwin)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Produsen solusi penyimpanan memori, Biwin, resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, Biwin CL100 Mini SSD dan RD510 Reader. Produk ini hadir untuk menjawab kebutuhan pasar akan media penyimpanan berkinerja tinggi namun dengan ukuran form factor yang ultra-ringkas, menyasar pengguna di sektor gaming, pembuatan konten, hingga pemrosesan kecerdasan buatan (AI).

Biwin CL100 Mini SSD menawarkan desain yang sangat mungil dengan dimensi 15,0 mm × 17,0 mm × 1,4 mm, atau kira-kira seukuran koin. Meskipun kecil, perangkat ini mengusung spesifikasi tinggi berbasis antarmuka PCIe 4.0 x2 dan NVMe 1.4.

“Menggunakan teknologi kemasan LGA canggih yang mengintegrasikan controller dan modul flash memory, CL100 mampu menghadirkan kecepatan baca hingga 3700 MB/s dan tulis hingga 3400 MB/s,” tulis manajemen Biwin dalam keterangan resminya, Minggu (18/1/2026).

Tersedia dalam kapasitas hingga 2 TB, SSD ini dirancang untuk perangkat modern yang menuntut efisiensi ruang seperti laptop ultra-tipis, mini PC, dan konsol handheld. Dari segi ketahanan, CL100 telah mengantongi sertifikasi IP68 yang tahan air dan debu, serta diklaim tahan banting hingga ketinggian 3 meter.

Pasangan Ideal: RD510 Reader Untuk melengkapi CL100, Biwin turut merilis RD510 Mini SSD Reader. Perangkat pembaca ini dilengkapi konektivitas USB 4.0 Type-C yang mendukung kecepatan transfer data masif. Saat dipadukan, kombinasi ini mampu mencapai kecepatan baca hingga 3300 MB/s dan tulis hingga 3000 MB/s.

RD510 mengusung mekanisme pemasangan slot-in yang menyerupai baki kartu SIM (SIM tray), memudahkan pengguna untuk mengganti atau memasang SSD secara praktis. Perangkat ini mendukung fitur plug-and-play dan kompatibel dengan berbagai sistem operasi dan platform, mulai dari Windows, macOS, iOS, Android, hingga konsol PlayStation 5.

Biwin menyatakan bahwa kehadiran duo perangkat ini merupakan respons terhadap keterbatasan solusi penyimpanan tradisional seperti eMMC dan UFS yang kerap terkendala bandwidth, serta SSD M.2 standar yang ukurannya sering kali terlalu besar untuk desain gawai masa kini yang semakin ramping.