Setir Bisa Mendadak Berat, Toyota Tarik Belasan Ribu HiLux 2025-2026 Gara-gara Masalah Bullbar

Ikhsan Medium.jpeg

Senin, 6 April 2026 – 03:04 WIB

Toyota mengumumkan recall untuk 13.390 unit HiLux (2025-2026) akibat cacat pada aksesori bullbar yang bisa membuat sistem power steering mati mendadak. (Foto: Dok. Toyota Australia)

Toyota mengumumkan recall untuk 13.390 unit HiLux (2025-2026) akibat cacat pada aksesori bullbar yang bisa membuat sistem power steering mati mendadak. (Foto: Dok. Toyota Australia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota, resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) massal untuk model pikap andalannya, HiLux tahun produksi 2025 hingga 2026. Sebanyak 13.390 unit kendaraan di pasar Australia terdampak akibat adanya potensi cacat pada aksesori bullbar yang bisa berakibat fatal pada sistem kemudi.

Mengutip laporan dari laman otomotif Drive, Minggu (5/4/2026), masalah teknis ini berpusat pada komponen bullbar atau nudge bar aksesori asli Toyota yang dilengkapi dengan lampu tambahan (light bar). Investigasi internal menemukan adanya kesalahan pada braket kabel harness yang kemungkinan besar tidak terpasang dengan benar sesuai standar pabrikan.

Ancaman Power Steering Mati Mendadak

Kesalahan pemasangan braket tersebut bukan sekadar urusan estetika. Dampak teknis yang ditimbulkan cukup krusial, yakni terganggunya sambungan ground ke modul Electric Power Steering (EPS).

Apabila gangguan ini terjadi, sistem power steering pada mobil bisa mendadak berhenti bekerja. Akibatnya, bobot kemudi akan menjadi sangat berat secara tiba-tiba, yang tentu saja menyulitkan pengemudi dalam bermanuver, terutama saat kecepatan rendah atau di medan yang sulit.

“Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang berpotensi menyebabkan cedera serius hingga kematian, baik bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya,” tulis peringatan dalam pemberitahuan penarikan tersebut.

Tanpa Tanda Peringatan, Perbaikan Hanya 30 Menit

Hal yang perlu diwaspadai oleh pemilik kendaraan adalah tidak adanya tanda-tanda peringatan atau lampu indikator yang menyala sebelum masalah ini muncul. Kerusakan terjadi secara senyap namun berdampak langsung pada keselamatan berkendara.

Sebagai langkah antisipasi, Toyota mengimbau seluruh pemilik unit HiLux yang terdampak untuk segera menghubungi dealer resmi terdekat. Pihak pabrikan berkomitmen melakukan pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan pada sistem kabel tersebut tanpa dipungut biaya alias gratis.

Proses perbaikan teknis diperkirakan berlangsung singkat, hanya memakan waktu sekitar 30 menit, tergantung pada kondisi antrean di bengkel resmi. Selain menunggu proaktif dari konsumen, Toyota juga menyatakan akan menghubungi para pemilik kendaraan secara langsung melalui surat resmi untuk memastikan kampanye keselamatan ini berjalan maksimal.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang