Gebrakan raksasa teknologi asal China, Xiaomi, di industri otomotif tampaknya belum menemui titik jenuh. Pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, secara resmi mengumumkan bahwa jumlah pesanan untuk mobil listrik andalan mereka, Xiaomi SU7 generasi terbaru edisi 2026, telah melampaui angka fantastis 40.000 unit per 2 April 2026.
Melansir laporan dari Car News China, pencapaian masif ini menyusul rekor gemilang perusahaan sepanjang bulan Maret 2026. Di mana total pengiriman kendaraan roda empat Xiaomi sukses menembus angka 20.000 unit. Menariknya, dari jumlah tersebut, lebih dari 7.000 unit merupakan unit SU7 generasi teranyar yang pengirimannya baru saja dimulai pada 23 Maret lalu.
Tingginya grafik pesanan dan pengiriman dalam waktu singkat ini membuktikan betapa kuatnya daya pikat SU7 di pasar mobil listrik dunia, didukung penuh oleh kekuatan nama besar merek Xiaomi serta strategi ekspansi pasar yang sangat agresif.
Strategi Antisipasi Penurunan Tren dan Rekrut Eks Bos Tesla
Meskipun SU7 tengah berada di atas angin, dinamika pasar tetap menyuguhkan tantangan. Varian model lain milik Xiaomi, yaitu YU7, justru dilaporkan mulai mengalami penurunan tren penjualan. Waktu tunggu unit YU7 yang sebelumnya mengular hingga 33 sampai 56 pekan, kini menyusut drastis menjadi hanya sekitar 7 hingga 14 pekan saja.
Selain itu, data perbankan dari Goldman Sachs pada awal Maret lalu sempat merekam bahwa pesanan mingguan Xiaomi Auto sempat mendingin di kisaran 4.000 unit.
Guna memecah ketergantungan pendapatan pada satu model utama serta memperkuat penetrasi penjualan, Xiaomi Auto langsung mengambil langkah taktis. Pada Maret 2026, mereka resmi membajak mantan General Manager Tesla China, Kong Yanshuang, untuk memimpin lini penjualan produk otomotif mereka.
Tidak hanya itu, Xiaomi juga tancap gas merencanakan peluncuran empat hingga enam model kendaraan baru sekaligus di sepanjang tahun 2026 ini.
Portofolio baru tersebut bakal mencakup segmen sedan dan SUV murni listrik maupun tipe extended range, dengan pilihan kapasitas lima hingga tujuh penumpang. Rentang harganya pun sangat kompetitif, dipatok di angka 200.000 hingga 550.000 yuan (sekitar Rp430 jutaan hingga Rp1,2 miliar).
Sentuhan Mewah dan Spesifikasi Gahar SU7 2026
Sebagai informasi, pembaruan pada Xiaomi SU7 edisi 2026 ini membawa penyegaran yang sangat signifikan. Pabrikan mendesain ulang gril depan dengan menyematkan radar mm-wave 4D terintegrasi, lengkap dengan sistem pembersih otomatis bertekanan tinggi untuk kamera depan dan belakang.
Tersedia dalam tiga varian—Standard, Pro, dan Max—mobil listrik ini tampil lebih gahar dengan balutan spion berwarna hitam, velg forged dua lapis berukuran 21 inci, serta kaliper rem berwarna merah menyala. Untuk varian tertinggi (Max), Xiaomi menyediakan kelir eksklusif Cabio Blue.
Urusan performa tidak perlu diragukan. Seluruh varian SU7 dipersenjatai motor V6s Plus dengan tingkat efisiensi transfer energi luar biasa mencapai 94 persen. Khusus untuk varian Max, mobil ini sanggup melesat dari posisi diam ke 100 km/jam hanya dalam waktu singkat 3,08 detik, dengan kecepatan puncak menyentuh 265 km/jam.
Jarak tempuh berdasarkan standar CLTC juga sangat melimpah, yakni 720 km untuk varian Standard, 902 km pada varian Pro, dan 835 km untuk kasta tertinggi Max.
Kelebihan lain dari SU7 2026 ada pada arsitektur pengisian dayanya yang gila-gilaan. Dibekali platform tegangan tinggi berbasis SiC hingga 897V (pada varian Max), mobil ini mampu menyerap daya untuk jarak tempuh 670 km hanya dalam waktu pengisian 15 menit saja.
Ditambah dengan fitur interior kelas wahid seperti kulkas mobil yang ditingkatkan, sistem audio 25 speaker Dolby Atmos, serta integrasi asisten virtual berbasis kecerdasan buatan Super XiaoAI dan model kognitif XLA yang ditenagai chip Snapdragon 8 generasi ketiga, Xiaomi SU7 benar-benar siap menjadi penguasa baru di jalan raya global.













