Kerja Keras Raymond/Joaquin Tumbangkan Wakil Taiwan di China Open 2026

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Selasa, 21 Juli 2026 – 21:38 WIB

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke partai final Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Inilah.com/Harris)

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke partai final Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Inilah.com/Harris)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke babak 16 besar China Open 2026 usai mengandaskan perlawanan wakil Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen.

Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Selasa (21/7/2026), Raymond/Joaquin harus bekerja keras sebelum akhirnya menang dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-13, 19-21, 21-16.

Usai pertandingan, Raymond bersyukur bisa mengawali turnamen dengan kemenangan. Ia mengungkapkan, kekalahan pada Japan Open pekan lalu menjadi bahan evaluasi yang berhasil mereka perbaiki di laga kali ini.

“Pertandingan hari ini Puji Tuhan diberi kemenangan. Kekalahan di Jepang minggu lalu coba dievaluasi kenapa dan tadi coba direvisi,” kata Raymond.

Raymond juga mengaku termotivasi oleh keberhasilan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang sukses menjadi juara Japan Open 2026.

“Pastinya terinspirasi dan termotivasi dengan juaranya a Fajar dan a Fikri pekan lalu di Jepang, kami mau mengejar mereka,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Joaquin menilai penampilan mereka secara keseluruhan sudah cukup baik. Namun, ia mengakui melakukan kesalahan-kesalahan penting pada gim kedua yang membuat lawan mampu memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

“Saya rasa main tadi sudah cukup baik tapi memang gim kedua kami terus tertinggal, sudah mencoba mengejar tapi saya melakukan kesalahan fatal di poin-poin kritis akhirnya lepas,” beber Joaquin.

Memasuki gim ketiga, Raymond/Joaquin berusaha melupakan hasil sebelumnya dan kembali fokus menjalankan permainan hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan.

“Di gim ketiga kami berusaha fokus lagi, tidak memikirkan yang sudah terjadi, reset dari nol pikirannya dan Puji Tuhan berhasil memegang kendali lagi dan menang,” katanya.

Lebih lanjut, Joaquin menyebut musim 2026 menjadi pengalaman berharga bagi mereka karena mampu tampil di seluruh turnamen BWF Super 1000. Pada seri penutup Super 1000 musim ini, mereka bertekad meraih hasil terbaik demi meningkatkan rasa percaya diri.

“Tahun ini cukup luar biasa buat kami karena sudah bisa ikut semua Super 1000 dan di penutupan Super 1000 ini pastinya kami mau hasil yang terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri sendiri juga. Tapi kami tahu tidak akan mudah step by step-nya jadi kami mohon doa dan dukungan,” pungkasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang