Pakar Sarankan Pemerintah Perkuat Industri Gim Dalam Negeri Ketimbang Gembar-gembor Batasi PUBG

Haris Medium.jpeg

Jumat, 14 November 2025 – 10:39 WIB

Ilustrasi. Game online. (Foto: istock)

Ilustrasi. Game online. (Foto: istock)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pakar teknologi Onno W. Purbo turut merespons langkah pemerintah yang tengah mengkaji pembatasan hingga penutupan sejumlah gim daring di Indonesia, termasuk Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).

Wacana itu mencuat buntut tragedi ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) hingga membuat puluhan korban luka-luka berjatuhan.

Onno menilai pemerintah perlu melihat konteksnya secara lebih luas. Menurutnya, gim tidak bisa serta-merta disalahkan tanpa mempertimbangkan manfaat dan dampaknya secara menyeluruh.

“Gini, kalau itu membuat sesuatu yang negatif, ya kita perlu batasin. Tapi kalau itu positif misalnya ya, kami kalau bikin kuliah, itu bahkan kami bikin simulasi dalam bentuknya gaming. Jadi sangat luas manfaatnya,” ujar Onno kepada Inilah.com, di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025) malam.

Gim daring, menurut Onno sejatinya dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, bergantung pada pemanfaatannya .

“Kalau kami, kalau saya ngelihatnya gaming sah-sah aja kalau buat yang positif. Yang perlu kita blokir bukan gamingnya sebetulnya,” katanya.

Onno menambahkan, kebijakan seharusnya berpijak pada pertimbangan manfaatnya secara lebih luas, bukan sekadar respons atas sebuah peristiwa.

“Kita enggak pengen ada sesuatu yang negatif buat rakyat Indonesia. Maksudnya kalau manfaatnya lebih banyak daripada mudaratnya ya buat apa dibatasi,” ucapnya.

Onno justru menilai momentum ini seharusnya mendorong pemerintah memperkuat industri gim dalam negeri, alih-alih fokus membatasi gim luar negeri.

“Malahan kalau saya pengennya bangsa Indonesia yang bikin. Masalahnya bukan masalah gamingnya. Saya pengen yang bikin orang Indonesia,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi pemerintah sedang mencari solusi untuk menekan dampak negatif dari fenomena ini.

“Kami juga masih harus berpikir untuk membatasi dan mencoba bagaimana mencari jalan keluar terhadap pengaruh pengaruh dari gim online,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, beberapa gim daring terindikasi mengandung elemen yang tidak baik dan berpotensi merusak moral generasi muda.

“Karena, tidak menutup kemungkinan, gim daring ini ada beberapa yang di situ, ada hal-hal yang kurang baik, yang mungkin itu bisa mempengaruhi generasi kita ke depan,” katanya.

Secara spesifik, Prasetyo menyebut Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) sebagai salah satu gim yang masuk dalam radar pengawasan ketat pemerintah untuk segera diblokir.

PUBG, sebuah permainan bergenre battle royale yang sangat populer, dinilai secara eksplisit mempertontonkan penggunaan berbagai jenis senjata api dalam simulasi perang.

Topik
Komentar