Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit 2026 di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dijamin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dia mengatakan untuk tahun 2026, APBN mengalokasikan anggaran sebesar Rp335 triliun.
“Tadi Bapak Anin (Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie) mengatakan jaminan untuk program MBG adalah aman. Jaminannya itu APBN, tahun ini menyiapkan untuk MBG Rp335 triliun. Jadi aman,” ujar Airlangga dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit 2026 di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan bahwa model bisnis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai sangat bagus. Alasannya, sistem pembayaran dilakukan sebelum produksi.
“Sehingga sebetulnya cash flow-nya bagus, dan beberapa yang kami monitor itu ada yang sudah punya satu (SPPG) pasti mau bikin yang kedua, yang kemudian seterusnya,” kata dia.
Dia memberikan contoh, misalnya di daerah Lamongan, Jawa Timur menunjukan minat masyarakat yang tinggi untuk bergotong royong mendirikan SPPG.
Disisi lain, dia mengatakan dari anggaran Rp335 triliun pada 2026 jika dibagi per kuartalnya, maka hampir mencapai Rp80 triliun.
Dia mengungkapkan nilai tersebut lebih tinggi dari stimulus yang digelontorkan pemerintah pada kuartal pertama tahun lalu yang hanya sekitar Rp37 triliun.
“Jadi kalau program ini meluncur di grassroots, Rp80 triliun tentu mempunyai efek terhadap pertumbuhan ekonomi,” tutur dia.
Dia mengatakan, melalui program MBG ini dinilai mampu menyerap sekitar 3 juta pekerja. Hal itu dinilai baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Dan ini untuk MBG ini diperkirakan akan mempekerjakan tiga juta orang,” jelasnya.














