Kepala BNPB Suharyanto memberikan arahan dalam pembukaan Kegiatan SDMT di Pusdiklat PB Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan setiap kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus memiliki kesiapan untuk terjun langsung ke lokasi terdampak bencana.
Ini dilakukan guna mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah saat terjadi kedaruratan.
“Artinya walaupun pejabat, namun ketika terjadi bencana harus terjun ke lokasi bencana. Mendampingi masyarakat dan mendampingi pemerintah daerah,” ujar Kepala BNPB Suharyanto, Selasa (5/5/2026).
Hal tersebut disampaikan Suharyanto saat pembukaan kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) gelombang ketiga yang diikuti oleh 68 Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di Pusdiklat Penanggulangan Bencana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pada kesempatan itu, dia mencontohkan pola penanganan bencana yang dilakukan pejabat BNPB pusat dalam menangani bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut dia, pimpinan BPBD harus menjadi garda terdepan dalam membantu warga di wilayah masing-masing.
“Belajar dari penanganan bencana yang pernah terjadi. Bagi Kalaksa agar dapat berbagi pengalaman dengan rekan-rekannya, kita semua adalah teman seperjuangan dalam penanggulangan bencana,” katanya.
Adapun penyelenggaraan SDMT Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2026 ini merupakan gelombang ketiga sejak pertama kali dihelat pada 2024.
Melalui pelatihan SDMT ini, para kepala pelaksana BPBD diharapkan dapat saling bertukar pengalaman dan pembelajaran terkait manajemen krisis. Pelatihan yang berlangsung pada 4-16 Mei 2026 ini menitikberatkan pada studi kasus dari bencana-bencana yang telah terjadi sebelumnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













