Agar Tumbuh Sehat, Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Disiplin Manajemen Risiko

Iwan Medium.jpeg

Rabu, 4 Maret 2026 – 21:29 WIB

Pegawai Bank Jakarta tengah melayani nasabah. (Dok. Bank Jakarta).

Pegawai Bank Jakarta tengah melayani nasabah. (Dok. Bank Jakarta).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Bank Jakarta menetapkan pengelolaan risiko terintegrasi serta penguatan sistem pengendalian internal, sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas kinerja, sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai mengatakan, pertumbuhan perbankan masuk kategori sehat jika ditopang tata kelola yang kuat, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.

Dia bilang, hal itu, menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan setiap keputusan bisnis tetap berada dalam koridor prinsip kehati-hatian.

“Pertumbuhan (perbankan) yang sehat, ditopang tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang disiplin dan akuntabel. Penguatan budaya sadar risiko di seluruh lini menjadi bagian penting guna memastikan setiap langkah strategis perusahaan, tetap berada di prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku,” ujar Ateng di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Dikatakan Ateng, penerapan manajemen risiko tidak hanya dilakukan pada level kebijakan, tetapi juga melalui penguatan budaya organisasi agar setiap unit kerja memiliki kesadaran yang sama dalam mengelola potensi risiko.

“Dalam praktiknya, penguatan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari identifikasi potensi risiko hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan,” terangnya.

Pendekatan ini, menurut Ateng, dinilai penting mengingat industri perbankan menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan kondisi ekonomi global, perkembangan teknologi keuangan, hingga dinamika regulasi yang terus berkembang.

Atas konsistensi ini, Bank Jakarta berhasil meraih dua penghargaan di ajang yang berbeda pada waktu yang sama. Yakni, Indonesia Enterprise Risk Management Award 2026 dan Indonesia Best CFO Awards 2026.

Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award yang diselenggarakan Economic Review, Bank Jakarta meraih predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) untuk kategori Regional Development Company dengan aset lebih dari Rp90 triliun.

Sementara itu, pada ajang Indonesia Best CFO Awards 2026, Bank Jakarta menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dalam menjaga kinerja keuangan perusahaan.