BNI Perkuat Akses Hunian di Singkawang, 200 Peserta Teken Akad KPP-FLPP

Nebby Medium.jpeg

Rabu, 4 Maret 2026 – 21:14 WIB

Perwakilan Bank Negara Indonesia bersama peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dan akad pembiayaan Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) serta Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Balaiurung Pemerintah Kota Singkawang, Selasa (3/3/2026). Program kolaboratif ini bertujuan memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi daerah. (Foto: Dok BNI).

Perwakilan Bank Negara Indonesia bersama peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dan akad pembiayaan Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) serta Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Balaiurung Pemerintah Kota Singkawang, Selasa (3/3/2026). Program kolaboratif ini bertujuan memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi daerah. (Foto: Dok BNI).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berpartisipasi dalam Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balaiurung Pemerintah Kota Singkawang itu diikuti 500 peserta.

Sebanyak 200 peserta berasal dari BNI dan mengikuti rangkaian sosialisasi serta akad pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sementara 300 peserta lainnya merupakan nasabah PNM.

Program kolaboratif tersebut menjadi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga pembiayaan, serta sektor perbankan guna memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain calon penerima manfaat, kegiatan itu juga melibatkan 48 pengembang perumahan, mitra toko bangunan, serta pelaku UMKM.

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, serta anggota DPR RI Lasarus.

Senior Executive Vice President (SEVP) Commercial & SME BNI, Andy Yusdiman, menyatakan sektor perumahan memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Sektor perumahan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi fondasi bagi terbentuknya keluarga yang sejahtera, produktif, dan berdaya saing,” ujar Andy dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, melalui program KPP dan FLPP, pemerintah menghadirkan skema pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebagai salah satu bank penyalur utama, BNI berkomitmen memperkuat implementasi program melalui peningkatan pemahaman produk di jaringan kantor, perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengembang, serta kolaborasi aktif dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Menurut Andy, dampak pembiayaan perumahan tidak hanya terbatas pada kepemilikan rumah, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok sektor konstruksi serta UMKM di daerah.

BNI juga menghadirkan dukungan layanan digital melalui aplikasi wondr by BNI yang memudahkan nasabah dalam pembayaran cicilan, transaksi, serta pemantauan kondisi keuangan secara aman dan cepat.

“Program ini bagi kami bukan semata tentang pembiayaan, melainkan tentang keadilan sosial dan pembangunan kesejahteraan melalui kepemilikan rumah yang layak. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis target pembangunan tiga juta rumah dapat tercapai dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial yang berkelanjutan,” tegas Andy.

Melalui kolaborasi tersebut, BNI berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi hunian layak sekaligus memperkuat ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.