Sukseskan Program Hunian untuk MBR, Astra International Bangun 1.000 Unit Rusun di Lahan KAI

Iwan Medium.jpeg

Minggu, 5 April 2026 – 21:43 WIB

Ilustrasi Gedung Astra Group. (Foto: Dok. Astra International).

Ilustrasi Gedung Astra Group. (Foto: Dok. Astra International).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Astra International Tbk (Astra International/ASII) tak mau ketinggalan dalam mendukung program pembangunan 3 juta hunian sederhana. Perusahaan ini siap membangun 1.000 unit rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat berpenghasilan tanggung (MBT).

Rencananya, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI), tepatnya di kawasan Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat.

“Hunian vertikal terpadu tersebut rencananya dibangun di lahan seluas 0,65 hektare atau sekitar 6.500 meter persegi yang saat ini digunakan sebagai area parkir dan griya karya KAI, tepatnya di Jalan Lada Dalam, Kecamatan Tamansari,” papar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana, di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Pembangunan rusun ini, kata Boy, akan menggunakan skema tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Setiap unit dirancang memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi dengan luas sekitar 35 meter persegi.

Boy menambahkan, proyek tersebut akan segera direalisasikan setelah status legalitas lahan dipastikan sebagai milik negara.

“Segera dibangun setelah konfirmasi bahwa lahannya berstatus milik negara sudah tersedia,” ujarnya.

Meski demikian, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Donny Oskaria memastikan pembangunan dapat dimulai pada tahun ini.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menjelaskan, proyek rusun ini merupakan hasil koordinasi lintas pihak, dengan skema pembiayaan berbasis CSR.

“Kita menyiapkan skema rumah susun yang dibangun dari pembiayaan CSR. Tanahnya tetap milik negara, yang membangun swasta, lalu diserahkan kembali kepada negara,” kata Ara.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menilai lokasi proyek memiliki potensi besar untuk pengembangan hunian. Kawasan di sekitar Stasiun Jakarta Kota dinilai memiliki prospek pertumbuhan pesat dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.

“Secara komersial ini cukup bagus. Selain itu, lokasinya juga cukup jauh dari bantaran rel,” ujar Bobby.

Pembangunan rusun ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merealisasikan program prioritas pembangunan 3 juta rumah guna menekan backlog perumahan nasional.

Adapun hunian tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi MBR dan MBT sebagai solusi kebutuhan tempat tinggal di kawasan perkotaan yang semakin terbatas.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang