Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, Kamis (15/1/2025). (Foto: ANTARA/Muzdaffar Fauzan).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ada kabar baik bagi para pengangguran di Tanah Air. Sebentar lagi bakal dibuka ratusan ribu lapangan kerja oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Seiring pelaksanaan sejumlah proyek hilirisasi di berbagai sektor.
Totalnya ada 20 proyek hilirisasi dengan nilai investasi US$26 miliar, atau setara Rp429 triliun. “Jadi ini total proyeknya 26 miliar dolar AS, kurang lebih ini akan memperkerjakan 600 ribu orang, menciptakan 600 ribu lapangan pekerjaan,” kata CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Sebanyak 6 dari 20 proyek hilirisasi itu, kata dia, dilakukan peletakan batu pertama alias groundbreaking di bulan ini. Yakni, hilirisasi bauksit di Mempawah, bioetanol di Banyuwangi, biorefinery di Cilacap, Integrated Poultry di Malang hingga NTB, garam dan Mechanical Vapor Recompression (MVR) di Gresik hingga Sampang (Madura). Total nilai dari keenam proyek tersebut mencapai US$7 miliar, atau setara Rp110 triliun.
Selanjutnya, kata Rosan, Danantara juga segera memulai 14 proyek hilirisasi lainnya. Di antaranya adalah hilirisasi batubara ke Dimethyl Ether (DME), stainless steel slab dari nikel, modul surya dari bauksit dan silika, kilang minyak, rumput laut, pengembangan produk turunan minyak sawit (oleofood), hingga hilirisasi kelapa terintegrasi.
“Insha Allah berikutnya disusul 14 lagi. Jadi kalau kita lihat memang hilirisasi akan memberikan kontribusi yang sangat besar,” ucap Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.
Selain menciptakan kuantitas pekerjaan yang besar, proyek-proyek ini akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, hingga NTB.











