Teguran Presiden soal Pajak Bocor Jadi Alarm, Purbaya Beri Peringatan Keras ke Anak Buah

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 7 Februari 2026 – 12:17 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kerap ditegur Presiden Prabowo Subianto terkait kebocoran penerimaan negara di sektor pajak dan bea cukai. Teguran itu, kata dia, sering disampaikan dalam rapat kabinet.

“Jangan sampai bulan Presiden masih mengumumkan hal-hal seperti ini, dia bilang gini, ada kebocoran, pajaknya ada underinvoicing, beliau mengungkapkan itu berkali-kali setiap meeting,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Bendahara negara itu mengaku prihatin dengan teguran Presiden yang terus diulang. Ia meminta pimpinan di pusat dan daerah untuk lebih aktif mengawasi kinerja bawahannya.

“Saya sedih melihatnya. Jadi upaya kita harus sungguh-sungguh, bapak-bapak ibu-ibu jangan main-main di pusat dan daerah, pimpinan turun ke bawah lihat kinerja anak buahnya,” kata dia.

“Pokoknya akhir tahun saya gak mau dengar kalimat itu lagi dari presiden,” tambah dia.

Purbaya menyebut salah satu cara menghindari teguran Presiden adalah dengan meningkatkan penerimaan pajak. Ia menargetkan rasio pajak tahun ini naik menjadi 11–12 persen, dari sebelumnya yang hanya 9 persen.

“Tentunya kalau prestasi kita bagus dan tax collection-nya naik, misalnya ke 11–12 persen, alasan itu sudah hilang. Nanti kita pesta makan-makan kalau itu kejadian pak, pasti kejadian,” tuturnya.