Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (tengah) menghadiri International Sustainable Rice Forum (ISRF) 2025 di Jakarta, Senin (17/11/2025). (Foto: Antara/Aria Ananda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah akan melakukan pembangunan besar-besaran di sektor pertanian dalam lima tahun mendatang untuk mengejar kedaulatan pangan nasional. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar ketahanan pangan menjadi prioritas mutlak.
“Perintah Bapak Presiden, kedaulatan pangan tidak boleh ditawar-tawar. Berapa pun fokusnya kita harus lakukan, kita harus kejar untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang gizinya cukup, sehingga fisiknya bagus, IQ-nya juga bagus,” kata Zulhas saat membuka acara International Sustainable Rice Forum (ISRF) 2025, di Discovery Ancol, Jakarta Utara, Senin (17/11/2025).
Ia menyebut kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. Zulhas juga mengungkapkan sejumlah capaian saat ini masih bersifat sementara.
“Baru-baru ini, walaupun tadi kami sudah mengatakan itu surplus 8 juta. Tapi, itu baru kebijakan-kebijakan yang sementara,” ujarnya.
Oleh karena itu, pemerintah terus menyiapkan proyek-proyek baru, termasuk pengembangan komoditas padi.
“Kami masih memerlukan proyek-proyek baru seperti padi. Padi-padi yang pantesnya unggul, baru saja Pak Presiden mengangkat peneliti dari BRIN. Kami akan mengembangkan nanti perpres-perpres baru,” jelas Zulhas.
Ia menambahkan, sejumlah wilayah akan menjadi fokus perluasan lahan pertanian nasional. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Zulhas menekankan perlunya dukungan teknologi dan kolaborasi internasional.
“Nah itu perlu waktu tentu, perlu kerja sama semua pihak, termasuk dari Uni Eropa saya kira. Kami memerlukan alat-alat, kami memerlukan knowledge, kami memerlukan mekanisasi. Kami memerlukan praktik-praktik baru, kami memerlukan teknologi dan lain-lain,” tuturnya.
Lebih lanjut Zulhas memastikan pembangunan pertanian akan menjadi fokus utama pemerintah dalam jangka pendek hingga jangka panjang.
“Jadi saya kira Indonesia satu sampai lima tahun mendatang akan membangun di sektor pertanian, menuju kedaulatan pangan secara besar-besaran baik yang dilakukan tepat, maupun juga jangka panjang,” tutur Zulhas.














