Sepanjang 2025, Pantai Indah Kapuk Dua Bukukan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun

Anton Medium.jpeg

Jumat, 6 Februari 2026 – 20:22 WIB

Proyek PIK2 Edu City. (Foto: ASG)

Proyek PIK2 Edu City. (Foto: ASG)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Sepanjang tahun 2025, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berhasil merealisasikan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp4,3 triliun. Capaian ini setara dengan 100 persen dari target yang ditetapkan perseroan untuk tahun berjalan.

Realisasi pra penjualan tersebut mencerminkan ketahanan fundamental bisnis PANI serta efektivitas strategi pengembangan kawasan di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian siklus industri properti nasional.

Dari sisi kontribusi, segmen residensial menjadi penopang terbesar dengan pra penjualan mencapai Rp2,0 triliun atau sekitar 47persen dari total.

Selanjutnya, kavling tanah komersial menyumbang Rp 1,2 triliun atau 28persen, sementara produk komersial berkontribusi sebesar Rp1,07 triliun atau sekitar 25 persen.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyampaikan bahwa capaian pra penjualan sepanjang 2025 mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian di tengah perubahan pasar.

“Pencapaian 100 persen target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” ujar Sugianto, Jumat (6/2/2026).

Kinerja tersebut menunjukkan permintaan terhadap hunian terintegrasi dan kawasan komersial strategis di PIK2 tetap terjaga. Hal ini sejalan dengan preferensi konsumen yang semakin selektif dan berorientasi pada kualitas.

Sepanjang tahun 2025, PANI memasarkan berbagai proyek unggulan pada segmen residensial. Proyek-proyek tersebut meliputi Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Padma, Pasadena Spring, Ilona@Pasadena Hills, Sapporo Residences, Pasir Putih Residences, Rumah Milenial, serta Permata Hijau Residences.

Sementara itu, segmen produk komersial didukung oleh sejumlah proyek seperti SOHO The Bund, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside, SOHO The Riverside Boulevard, Bizpark PIK2, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Pasar Milenial. Adapun kavling tanah komersial terutama berlokasi di kawasan central business district (CBD) PIK2.

Dari sisi pengembangan kawasan, beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis strategis dalam memperkuat ekosistem PIK2. NICE dikembangkan sebagai anchor asset di sektor meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE).

“Seiring dengan itu, peningkatan aksesibilitas kawasan PIK2 melalui Jalan Tol KATARAJA turut memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis, hunian, dan MICE. Jalan tol ini menghubungkan PIK2 secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh sekitar 7 menit,” ungkapnya.

Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent, dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan dan optimalisasi portofolio produk.