Semen Padang FC tampaknya tidak main-main dalam menatap putaran kedua Super League 2025/2026. Demi memutus tren negatif dan keluar dari zona merah, tim kebanggaan Ranah Minang ini mengagendakan laga uji coba internasional berkelas menghadapi raksasa Korea Selatan, Pohang Steelers.
Langkah berani ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto. Menurutnya, uji tanding melawan klub kelas Asia ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran skuad besutan Dejan Antonic.
“Kami yakin tim ini bisa bangkit di putaran kedua. Strategi perombakan tim dan rangkaian laga uji coba ini kami harap membawa perubahan signifikan,” tegas Hermawan dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis (15/1/2026).
Ujian Berat Lawan Kolektor Gelar Asia
Pilihan menjajal kekuatan Pohang Steelers terbilang sangat ideal sekaligus menantang. Tim tersebut bukan lawan sembarangan; mereka adalah pemegang tiga gelar juara Liga Champions Asia. Saat ini, tim asuhan Kim Gi-dong itu tengah berada di Indonesia untuk menggelar pemusatan latihan (training center) di Bali United Training Center.
“Lingkungan di sini bagus untuk membangun kondisi tim. Semoga camp ini sukses,” ujar pelatih Pohang Steelers, Kim Gi-dong, saat memulai latihan di Bali.
Bagi Semen Padang, menghadapi tim yang kini tengah bersiap melakoni babak 16 besar Liga Champions Asia 2 melawan Gamba Osaka adalah kesempatan langka untuk menguji mentalitas dan taktik para pemain baru hasil perombakan.
Misi Keluar dari Jurang Degradasi
Kondisi Semen Padang FC memang sedang berada di titik nadir. Hingga akhir putaran pertama, tim berjuluk ‘Kabau Sirah’ ini masih terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara. Catatannya cukup merah: hanya meraih tiga kemenangan, satu kali imbang, dan harus menelan 13 kekalahan.
Kekalahan menyakitkan 2-3 dari Persis Solo di kandang sendiri pada pekan ke-17 menjadi puncak kegelisahan manajemen. Total 10 poin yang dikantongi memaksa manajemen melakukan cuci gudang dan mencari amunisi segar.
Selain laga melawan Pohang, manajemen juga menyiapkan sejumlah uji coba melawan tim lokal untuk mematangkan chemistry skuad. Harapannya satu: Semen Padang tidak sekadar lewat di kompetisi kasta tertinggi musim ini. Dukungan suporter kini menjadi bahan bakar utama bagi kebangkitan tim di putaran kedua nanti.









