Samsung Siapkan Kacamata Pintar Galaxy Glasses dengan Koneksi Data Seluler

Persaingan di dunia extended reality (XR) semakin memanas. Setelah menggebrak dengan headset XR premium, kini kartu truf terbaru dari Samsung Electronics terbongkar. Raksasa teknologi Korea Selatan itu dikabarkan tengah menyiapkan kacamata pintar yang diberi nama Galaxy Glasses, sebuah perangkat yang siap menantang dominasi yang selama ini dipegang oleh Meta bersama Ray-Ban.

Kabar burung mengenai perangkat baru ini mencuat setelah kemunculan nomor model internal, SM-O200P. Menurut laporan dari GSM Arena, kacamata XR pertama dari Samsung ini diprediksi memiliki desain fisik yang sangat mirip dengan kacamata pintar Ray-Ban Meta yang sudah beredar di pasaran. Namun, Samsung tidak hanya sekadar mengikuti tren, mereka membawa sebuah diferensiasi kunci yang menjadi nilai jual utama.

Koneksi Seluler: Kartu Truf Samsung

Jika kacamata pintar Meta masih sangat bergantung pada koneksi smartphone untuk akses data, Samsung diklaim menambahkan satu fitur yang sangat krusial: koneksi data seluler. Fitur ini akan memungkinkan Galaxy Glasses beroperasi secara mandiri, mengirim data dan melakukan tugas tanpa perlu selalu terhubung dengan ponsel –sebuah langkah strategis yang secara signifikan meningkatkan utilitas perangkat ini.

Selain koneksi seluler, perangkat ini tentu akan dibekali fitur standar wajib, termasuk kamera terintegrasi, Wi-Fi, dan Bluetooth. Penambahan konektivitas data seluler ini membuat Galaxy Glasses tidak hanya bersaing di segmen smart eyewear, tetapi juga menempatkannya sebagai perangkat komputasi wearable yang lebih kuat dan mandiri.

Transisi Lensa dan Jadwal Peluncuran Bertahap

Dari sisi tampilan visual, kacamata ini kabarnya akan mengadopsi lensa Transitions. Lensa fotokromik ini memiliki kemampuan canggih untuk menggelap secara otomatis saat terkena sinar matahari terik dan kembali transparan saat pengguna berada di dalam ruangan.

Menariknya, Transitions adalah merek dagang dari EssilorLuxottica, perusahaan yang juga memproduksi Ray-Ban. Hal ini memunculkan spekulasi apakah Samsung akan berkolaborasi langsung dengan EssilorLuxottica atau menggunakan lensa fotokromik dari pabrikan lain yang memiliki fungsi serupa.

Peluncuran Galaxy Glasses sendiri kabarnya akan dilakukan secara bertahap dan terencana. Rumor menyebutkan bahwa Samsung akan meluncurkan versi tanpa layar terlebih dahulu pada tahun 2026. Ini memungkinkan Samsung menguji pasar dan ekosistem aplikasinya sebelum meluncurkan versi premium dengan kemampuan layar penuh (screen version) yang lebih kompleks pada tahun 2027.

Dengan nama Galaxy Glasses yang sudah didaftarkan secara resmi oleh perusahaan Korea Selatan ini, hampir dapat dipastikan inilah identitas resmi yang akan digunakan. Peluncuran perdana diklaim akan dimulai dari Amerika Serikat (AS) sebelum disebar ke pasar global lainnya.

Kedatangan Galaxy Glasses pada 2026/2027 dipastikan akan semakin memanaskan persaingan teknologi wearable di mana headset dan kacamata pintar menjadi babak baru pasca era smartphone.