Skuad Persib dengan dukungan penuh Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat (Foto: X/@Persib)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persib Bandung menyatakan menghormati sanksi yang dijatuhkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akibat insiden saat laga Liga Champions Asia (ACL) 2 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pertengahan Februari lalu.
Melalui laman resminya, Jumat, PT Persib Bandung Bermartabat menyatakan kecewa dan prihatin atas sanksi tersebut, namun menegaskan komitmen klub terhadap profesionalisme dan tata kelola sepak bola internasional.
“Sebagai klub profesional yang membawa nama Bandung dan Indonesia di level sepak bola Asia, Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan AFC sebagai bagian dari komitmen terhadap profesionalisme, disiplin, dan tata kelola sepak bola internasional,” tulis Persib dalam pernyataan resminya.
Klub menyayangkan insiden yang dinilai seharusnya bisa dihindari itu, dan menegaskan kerugian yang ditanggung bukan hanya soal finansial, melainkan juga reputasi serta perjuangan panjang Persib untuk terus bersaing di level Asia.
“Sangat disayangkan ketika perubahan positif yang dibangun bersama selama bertahun-tahun justru harus dirugikan akibat tindakan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab,” lanjut pernyataan klub.
Persib juga menegaskan bahwa dampak sanksi ini tidak hanya dirasakan oleh manajemen, tetapi juga oleh para pendukung setia — bobotoh.
AFC menjatuhkan dua hukuman utama kepada Persib: denda 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar, serta kewajiban memainkan dua laga kandang berikutnya di kompetisi AFC tanpa penonton. Selain itu, Persib dikenai masa percobaan dua tahun. Jika pelanggaran serupa terulang, sanksi yang lebih berat akan diberlakukan.
AFC menyatakan Persib terbukti melanggar Pasal 64 dan 65 Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC, serta Pasal 35 Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









