Penjualan PC dan Tablet Dunia Diramal Nyungsep Parah Tahun Ini

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 25 Maret 2026 – 10:20 WIB

Pasar PC dan Tablet Diproyeksi Lesu Menurut IDC. (Foto: Newsweek)

Pasar PC dan Tablet Diproyeksi Lesu Menurut IDC. (Foto: Newsweek)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Firma riset International Data Corporation (IDC) merevisi proyeksi pasar PC dan tablet global tahun 2026 ke arah yang lebih pesimis. Pengiriman PC diprediksi anjlok tajam hingga 11,3 persen, jauh lebih dalam dari estimasi awal yang hanya memperkirakan penurunan sebesar 2,4 persen. Sementara itu, pengiriman tablet diperkirakan merosot 7,6 persen sepanjang tahun ini.

Melansir laporan dari Mactech, kelangkaan pasokan memori, lonjakan harga komponen, serta kendala rantai pasok global yang meluas menjadi faktor utama yang menghambat laju produksi hardware di tahun 2026.

Wakil Presiden Grup, Perangkat, dan Konsumen IDC, Ryan Reith, memperingatkan bahwa proyeksi suram ini bahkan belum memasukkan dampak ketegangan geopolitik, seperti konflik di Timur Tengah.

“Industri teknologi secara keseluruhan, dan banyak industri lain, menghadapi hambatan tak terkendali yang digabungkan akan membuat gangguan besar,” ungkap Reith, seraya menambahkan bahwa belum ada kepastian kapan tekanan di pasar ini akan mereda.

Volume Turun, Pendapatan Justru Naik

Menariknya, terdapat anomali di tengah krisis ini. Meski volume pengiriman unit menyusut drastis, nilai pasar secara finansial justru mencatat pertumbuhan positif. Hal ini dipicu oleh meroketnya Harga Jual Rata-rata (ASP) perangkat di pasaran.

IDC merinci, nilai pasar PC diproyeksikan tumbuh 1,6 persen menjadi US$274 miliar (sekitar Rp4.600 triliun). Di sektor tablet, nilai pasar juga bertambah 3,9 persen dengan total mencapai US$66,8 miliar (sekitar Rp1.100 triliun).

Menyiasati badai krisis ini, para vendor teknologi dipastikan akan memutar otak dengan merombak strategi bisnis mereka. Fokus utama akan dialihkan pada penguatan ketahanan rantai pasok, pencarian opsi pengadaan komponen yang lebih fleksibel, serta pengendalian biaya operasional.

IDC memprediksi dinamika yang terjadi di pasar saat ini, terutama melambungnya harga perangkat, pada akhirnya akan berdampak signifikan pada tingkat adopsi pengguna akhir (end-user) di masa mendatang.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang