Penjualan Mobil China di Indonesia Meroket 96 Persen pada April 2026, BYD Memimpin

Merek-merek otomotif asal China kian menancapkan kuku bisnisnya di pasar kendaraan roda empat Indonesia. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat, penjualan wholesale (pabrik ke diler) mobil merek China secara kumulatif melonjak drastis hingga 96,2 persen pada April 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara volume, total pasokan mobil dari Negeri Tirai Bambu ini sukses menyentuh angka 15.851 unit. Lonjakan yang hampir mencapai dua kali lipat ini terjadi di tengah tren pemulihan sekaligus gairah baru pasar otomotif nasional secara keseluruhan.

Seiring dengan rapor hijau tersebut, kue pangsa pasar (market share) mobil rakitan China di Tanah Air otomatis terkerek naik menjadi 19,6 persen, dari yang sebelumnya hanya bertengger di angka 15,5 persen pada tahun lalu. Artinya, hampir seperlima dari total penjualan mobil di Indonesia kini dikuasai oleh jenama asal China.

BYD dan Jaecoo Masuk Jajaran Merek Terlaris

Lompatan performa penjualan ini tidak lepas dari konsistensi penetrasi dua raksasa baru, yakni BYD dan Jaecoo. Keduanya sukses merebut hati konsumen domestik dan merangsek naik ke daftar elite merek terlaris di pasar domestik.

Pada April lalu, BYD memimpin klasemen mobil China dengan membukukan penjualan sebesar 4.625 unit. Catatan impresif ini menempatkan BYD di posisi kelima sebagai merek terlaris di Indonesia.

Sementara itu, Jaecoo menempel ketat di posisi ketujuh nasional setelah berhasil mendistribusikan sebanyak 3.219 unit kendaraan ke diler-diler mereka.

Segmen Hybrid Mulai Ramaikan Pasar

Menariknya, dominasi mobil China tidak lagi hanya bertumpu pada segmen kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV). Sebagian ceruk pasar yang gemuk kini mulai dikuasai oleh varian bermesin gabungan konvensional dan listrik alias hybrid, yang dipelopori oleh pabrikan seperti Chery hingga Geely.

Pasar kendaraan semi-listrik ini dipastikan bakal semakin panas menyusul langkah agresif BYD yang resmi meluncurkan lini Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertamanya di Indonesia, yakni BYD M6 DM, pada awal pekan ini.

Teknologi DM Jadi Senjata Baru Pikat Konsumen

Mobil keluarga multifungsi (MPV) ramah lingkungan pertama besutan BYD tersebut mengusung teknologi mutakhir bernama Dual Mode (DM). Sistem pintar ini mengombinasikan kinerja motor listrik murni dan mesin konvensional secara efisien.

Pihak pabrikan mengklaim, berdasarkan pengujian internal, mobil berteknologi DM ini sanggup menempuh jarak fantastis hingga lebih dari 1.800 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh dan tangki bensin terisi redup.

Daya jelajah yang ekstra panjang inilah yang dinilai para pengamat sangat relevan dengan karakteristik serta kebutuhan mobilitas jarak jauh masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi sinyal bahwa dominasi mobil China di Tanah Air belum akan kendur dalam waktu dekat.