Kata CdM SEA Games 2025 soal Menpora Erick Thohir Hanya Posting Medali Emas di IG

Haris Medium.jpeg

Rabu, 24 Desember 2025 – 16:32 WIB

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono di Senayan, Jakarta, Rabu (24/12/2025).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono di Senayan, Jakarta, Rabu (24/12/2025).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, menanggapi sorotan publik terkait unggahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hanya menampilkan capaian medali emas saja dan di media sosial Instagram pribadinya.

Bayu menilai, unggahan tersebut tidak bisa diartikan sebagai bentuk pengabaian terhadap atlet peraih medali perak maupun perunggu.

Menurutnya, Erick Thohir selaku Menpora akan tetap menyampaikan keseluruhan capaian prestasi Indonesia di SEA Games 2025.

“Enggak, rasanya itu kan semua, Pak Erick pasti akan menyampaikan semua perolehan medali. Kebetulan itu kan juga penggal-penggal aja kali,” ujar Bayu kepada Inilah.com, di Senayan, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Bayu menjelaskan, dalam ajang multievent seperti SEA Games, medali emas memang kerap dijadikan tolok ukur utama keberhasilan sebuah tim. Namun demikian, ia menegaskan seluruh raihan medali, baik emas, perak, maupun perunggu, tetap merupakan prestasi yang membanggakan bagi bangsa.

“Jadi, ya memang salah satu tolak ukurnya kan sebetulnya medali emas ya. Tapi saya rasa perolehan medali Indonesia keseluruhan, baik emas, silver, maupun perunggu itu, itu pasti menjadi prestasi bangsa. Bukannya sekadar itu,” katanya.

Bayu juga menepis anggapan unggahan Erick Thohir tersebut dapat memengaruhi mental atlet yang gagal meraih medali emas. Ia memastikan tidak ada dampak psikologis negatif yang dirasakan para atlet.

“Enggak, harusnya enggak. Enggak ada lah itu,” ucap Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menegaskan seluruh medali diperlakukan setara sebagai satu kesatuan capaian Tim Indonesia di SEA Games 2025. Meski emas berada di posisi tertinggi, perak dan perunggu tetap memiliki nilai penting dalam penilaian prestasi nasional.

“Sama dong. Ya memang emas yang paling nomor satu, abis itu silver, dan abis itu perungku kan. Tapi keseluruhan kami mesti lihat bahwa prestasi kami itu 333 medali. Terdiri 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Dan itu harus menjadi satu kesatuan prestasi bangsa,” tuturnya.

Semula, perjuangan atlet yang menyumbangkan medali perak dan perunggu nyaris tak mendapat sorotan serupa di media sosial pribadi Erick Thohir.

Hingga SEA Games 2025 berakhir, tidak tampak unggahan khusus yang menampilkan apresiasi terhadap atlet-atlet yang gagal meraih emas, meski telah berjuang membawa nama Merah Putih.

“91 medali emas, catatan rekor dunia baru, peringkat kedua di luar kandang pertama sejak 30 tahun dan banyak cerita luar biasa dari para pahlawan kita,” kata Etho sapaan karib Erick dalam unggahan terbarunya tepat pada penutupan ajang SEA Games 2025, Sabtu (20/12/2025).