Kapitalisasi Pasar Token Saham Diproyeksi Tembus US$1,3 Triliun pada 2030

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 1 Desember 2025 – 18:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: istock)

Ilustrasi. (Foto: istock)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mencatat lonjakan signifikan pada volume perdagangan token saham atau xStocks melalui gelaran “Pintu Year-End Trading Competition 2025”. Kompetisi yang telah dimulai sejak 11 November 2025 ini berhasil mendorong peningkatan transaksi xStocks hingga 551 persen secara mingguan (week on week).

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, mengungkapkan bahwa meskipun pasar kripto tengah mengalami volatilitas, antusiasme peserta kompetisi terhadap produk tokenisasi saham justru meningkat tajam.

“Di tengah kondisi pasar crypto yang sangat volatil beberapa waktu belakangan ini, ternyata Pintu Year-End Trading Competition 2025 secara week on week mendorong peningkatan eksponensial pada transaksi token xStocks sebesar 551 persen,” ujar Iskandar di Jakarta, Kamis (28/11/2025).

Iskandar merinci, tiga token xStocks yang paling banyak diperdagangkan oleh peserta selama kompetisi berlangsung adalah TSLAX (Tesla), CRCLX (Circle), dan NVDAX (Nvidia).

“Data ini menunjukkan, tokenisasi saham seperti xStocks menjadi pilihan menarik bagi pengguna PINTU untuk bisa berinvestasi pada saham luar negeri tapi melalui crypto,” tambahnya.

Sebagai informasi, saham yang ditokenisasi (tokenized stocks) merupakan inovasi yang menjembatani aset kripto dengan keuangan tradisional (Traditional Finance). Produk ini memungkinkan investor mengakses pasar saham global selama 24 jam penuh tanpa batasan jam operasional bursa, serta memungkinkan kepemilikan fraksional (pecahan) tanpa harus membeli satu lembar saham penuh.

Potensi pasar ini dinilai masih sangat besar. Data InvestaX per Juni 2025 mencatat kapitalisasi pasar tokenisasi saham mencapai US$424 juta (sekitar Rp7,1 triliun). Sementara itu, data Rwa.xyz memproyeksikan angka ini dapat tumbuh hingga US$1,3 triliun pada tahun 2030, atau meningkat lebih dari 2.600 kali lipat dari posisi saat ini.

Hingga kini, kompetisi ini telah diikuti oleh hampir 3.000 peserta yang memperebutkan total hadiah senilai Rp300 juta dalam bentuk stablecoin USDT. Periode kompetisi perdagangan ini masih akan berlangsung hingga 10 Desember 2025.

Iskandar berharap ajang ini dapat menjadi sarana edukasi dan eksplorasi strategi bagi para investor.

“Sebagai Perusahaan Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami berharap kompetisi ini dapat menjadi ruang eksplorasi bagi investor dan trader untuk mengasah strategi, sekaligus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko,” tutup Iskandar.

Topik
Komentar