Strategi investasi rutin atau Dollar Cost Averaging (DCA) kian populer di kalangan investor aset kripto Indonesia sebagai tameng menghadapi volatilitas pasar. Merespons tren tersebut, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) resmi meluncurkan fitur terbaru Auto DCA Explore Plans pada Kamis (26/12/2025).
Fitur anyar ini dirancang untuk menjawab pain point terbesar investor pemula: kebingungan memilih aset di tengah ribuan opsi token yang tersedia di pasar.
Solusi Kurasi Aset untuk Pemula
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, mengungkapkan bahwa fitur Auto DCA di PINTU sebenarnya telah diadopsi oleh hampir 20.000 pengguna. Namun, antusiasme ini sering terbentur oleh minimnya pengetahuan dalam menyeleksi aset.
“Kami melihat masih banyak pengguna mengalami kebingungan dalam menentukan aset yang tepat. Melalui Auto DCA Explore Plans, kami menyederhanakan proses tersebut dengan menghadirkan kategori agar pengguna dapat berinvestasi rutin dengan lebih terarah,” ujar Iskandar.

Berbeda dengan mekanisme DCA konvensional yang mengharuskan pengguna memilih koin satu per satu, Explore Plans menawarkan “paket” aset yang telah dikurasi berdasarkan karakteristik fundamentalnya, antara lain:
Blue Chip: Berisi aset dengan kapitalisasi pasar raksasa dan volatilitas yang relatif lebih stabil (seperti Bitcoin atau Ethereum).
DeFi Champ: Kumpulan token yang menjadi tulang punggung ekosistem Decentralized Finance.
Top Alts: Deretan altcoin populer dengan performa pasar yang tinggi.
Dengan kategorisasi ini, investor dapat menabung aset kripto secara otomatis tanpa perlu melakukan riset teknikal mendalam setiap kali ingin membeli.
Investor Kripto Tembus 19 Juta
Peluncuran fitur ini bertepatan dengan momentum pertumbuhan adopsi kripto yang signifikan di tanah air. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2025 mencatat jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 19,08 juta orang.
Di ekosistem PINTU sendiri, terjadi pergeseran perilaku investor dari spekulasi jangka pendek menjadi investasi disiplin. Data internal perusahaan menunjukkan total transaksi Auto DCA tumbuh lebih dari 17% pada Kuartal III (Q3) 2025, dengan mayoritas pengguna memilih frekuensi pembelian harian dan mingguan.
Cara Kerja Sederhana
Iskandar menambahkan bahwa fitur ini didesain user-friendly untuk membangun kebiasaan (habit) finansial yang sehat. Pengguna cukup masuk ke menu “Nabung Rutin” di aplikasi, memilih kategori di tab “Explore Plans”, lalu menentukan nominal dan jadwal autodebet.
“Investasi crypto jangka panjang bukan hanya soal memilih aset, tetapi juga membangun konsistensi dan disiplin,” tutup Iskandar, seraya mengingatkan bahwa setiap keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab pengguna sesuai profil risiko masing-masing.













