Era kepelatihan Ruben Amorim di Manchester United mencapai titik nadir baru yang memalukan. Bermain di kandang sendiri, Old Trafford, Setan Merah justru tumbang 0-1 dari Everton, padahal tim tamu bermain dengan 10 orang selama lebih dari 75 menit akibat insiden konyol perkelahian sesama rekan setim.
Kekalahan pada laga ini menjadi sorotan tajam, bukan hanya karena hasilnya, tetapi karena ketidakmampuan United memanfaatkan situasi “hadiah” dari lawan.
Insiden Konyol: Gueye Pukul Keane
Pertandingan diwarnai insiden luar biasa di awal babak pertama. Gelandang Everton, Idrissa Gueye, diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Bukan karena pelanggaran terhadap lawan, Gueye diusir keluar lapangan setelah tertangkap kamera memukul wajah rekan setimnya sendiri, bek tengah Michael Keane, saat keduanya terlibat adu mulut panas di lapangan.
MU Tampil Tanpa Arah, Dewsbury-Hall Jadi Pahlawan
Unggul jumlah pemain sejak awal laga seharusnya membuat United mendominasi total. Namun, yang terjadi justru ironi. Skuad asuhan Amorim tampil lesu dan seolah-olah merekalah yang bermain dengan 10 orang.
Everton justru berhasil mencuri gol kemenangan lewat aksi Kiernan Dewsbury-Hall. Gelandang tersebut melakukan solo run sebelum melepaskan tembakan jarak jauh memukau yang gagal dihalau kiper United, Senne Lammens.
Cemoohan (boos) dari pendukung tuan rumah menggema di Old Trafford, baik saat jeda babak pertama maupun saat peluit panjang berbunyi.
Tanpa kehadiran Benjamin Sesko dan Matheus Cunha yang cedera, lini depan United tumpul. Peluang emas dari Bruno Fernandes dan Joshua Zirkzee—yang menjadi starter pertama kalinya dalam 225 hari—semuanya mentah di tangan kiper Jordan Pickford.
Gary Neville Murka: “Ini Memalukan!”
Legenda Manchester United, Gary Neville, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengkritik keras taktik Amorim yang kaku dengan formasi 3-4-2-1 dan tetap menumpuk pemain belakang meski lawan sudah pincang.
“Anda bermain dengan lima bek, untuk apa? Mereka tetap kalah dalam perebutan bola pertama dan kedua. Ini memalukan,” kecam Neville kepada Sky Sports. “Tidak ada fleksibilitas dari pelatih, begitu juga para pemain.”
Sejarah bagi Moyes
Hasil ini menjadi catatan manis bagi manajer Everton, David Moyes, yang akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Old Trafford sebagai manajer tim tamu.
Sebaliknya bagi Ruben Amorim, kekalahan melawan tim 10 orang yang sedang kacau internal ini adalah pukulan telak bagi kredibilitasnya.












