Sebanyak 10 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan penjajah Zionis Israel yang menargetkan wilayah timur kamp pengungsi Al-Maghazi di Jalur Gaza bagian tengah, Senin (6/4/2026) malam.(Foto: Gaza/Mohammed Rabah)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Gencatan senjata kembali dilanggar. Serangan Zionis Israel di wilayah tengah Jalur Gaza dilaporkan menewaskan sedikitnya 10 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya, mempertegas eskalasi konflik yang belum mereda.
Laporan langsung dari Jurnalis Gaza, Palestina, Mohammed Rabah, mengungkapkan data korban berdasarkan keterangan sumber medis di lapangan.
Sumber medis melaporkan pada Senin (6/4/2026) malam, sebanyak 10 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan penjajah Zionis Israel yang menargetkan wilayah timur kamp pengungsi Al-Maghazi di Jalur Gaza bagian tengah.
Serangan tersebut menyasar kawasan padat penduduk yang dihuni warga sipil. Situasi di lokasi dilaporkan mencekam sejak meningkatnya ketegangan keamanan sebelum serangan terjadi.
Saksi mata mengatakan serangan itu terjadi setelah meningkatnya ketegangan keamanan di wilayah tersebut, kemudian pasukan Zionis Israel menyerang sekelompok warga sipil yang mengakibatkan jumlah korban yang signifikan.
Upaya evakuasi korban berlangsung dalam kondisi berbahaya. Tim medis harus menghadapi risiko tinggi untuk menjangkau lokasi serangan.
Mereka menambahkan, tim ambulans mengevakuasi korban luka dan korban tewas dengan kesulitan besar untuk mencapai lokasi yang diserang akibat tembakan yang masih berlangsung di area tersebut.
Insiden ini kembali menambah daftar pelanggaran gencatan senjata yang terjadi di Gaza. Data korban pun terus meningkat tajam dari waktu ke waktu.
“Insiden ini terjadi saat Israel terus melanggar gencatan senjata,” tegas Rabah.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah total warga Palestina yang tewas akibat serangan militer penjajah Zionis Israel telah mencapai 72.302 orang, sementara jumlah korban luka meningkat menjadi 172.090 orang.
Kondisi tersebut menunjukkan krisis kemanusiaan di Gaza kian memburuk, dengan warga sipil yang terus menjadi korban utama di tengah konflik berkepanjangan yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









