Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan pidato pembukaan saat menghadiri Tur Trofi Piala Dunia FIFA 2026 di Jakarta pada 22 Januari 2026. (Foto: AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mengungkap jika Timnas Indonesia sudah mengantongi satu calon lawan untuk mengisi jeda internasional FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Meski begitu, Erick masih merahasiakan identitas calon lawannya.
Itu disampaikan Erick di sela-sela acara Water Break PSSI Pers, dengan tema 96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030 di GBK Arena, Senayan, Kamis (16/4/2026).
“Kemarin kami tuan rumah FIFA Series, nanti Juni kami juga sedang mencari lawan, mudah-mudahan sudah dapat satu karena memang ini banyak perputaran kompetisi juga di banyak tempat,” kata Erick.
“Mudah-mudahan sudah dapat satu tanggal 5 (Juni) mudah-mudahan. Saya belum bisa bicara siapa tapi nanti ada black and white-nya dulu,” ujarnya lagi.
Erick sendiri bersikukuh belum bisa membocorkan negara mana yang akan menjadi calon lawan skuad Garud pada Juni mendatang.
Ia mengaku tak mau mengulang kejadian masa lalu ketika skuad Merah Putih sempat kehilangan lawan tanding, meski sudah ada kesepakatan antara kedua pihak.
“Jangan sampai nanti sudah diumumkan ternyata pernah kejadian kan waktu itu Kuwait,” katanya.
Ya, PSSI memang pernah dikecewakan Kuwait pada periode FIFA Matchday. Kejadian itu terjadi tepat September lalu, di mana Garuda batal menghadapi Kuwait, lantaran negara Timur Tengah itu mengklaim lebih dulu memutuskan ikut turnamen di Uni Emirat Arab.
“Jadi tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada email atau surat black and white,” ucap Etho sapaan karibnya.
Lebih jauh, sosok yang juga menjabat sebagai Menpora RI itu berujar pihaknya sudah mengirimkan tiga surat undangan uji coba ke berbagai negara.
Hanya saja, sejauh ini baru satu negara yang membalas surat tawaran tersebut. Meski begitu, Erick tetap tak mau membocorkan negara mana yang membalas surat tersebut.
“Kalau email ada tiga ya baru direspons satu. Ya nanti kalau sudah ada. Baru respons berarti baru bilang tanggal ini mereka bisa, tapi kan black and white-nya belum,” jelas dia.
“Dan saya rasa Coach John Herdman masih perlu beradaptasi dengan sistem pertandingan yang ada di Asia karena kami tahu background-nya Coach John itu kan selama ini ada di wilayah zona yang berbeda. Jadi kasih kesempatan Coach John berkonsolidasi,” katanya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









