Clara Shinta Siapkan Langkah Balasan Usai Disomasi Indah Rahmadani Rp10,7 M

Diana Medium.jpeg

Kamis, 16 April 2026 – 19:55 WIB

Clara shinta dan Alexander Assad (foto:Instagram @clarashintareal)

Clara shinta dan Alexander Assad (foto:Instagram @clarashintareal)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Selebgram Clara Shinta berencana melayangkan somasi balik terhadap Indah Rahmadani, perempuan yang diduga memiliki hubungan dengan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Langkah ini diambil setelah Clara lebih dulu menerima somasi dari pihak Indah.

Clara mengatakan, pihaknya telah memberikan tanggapan atas somasi tersebut melalui kuasa hukumnya. Selanjutnya, ia juga akan menempuh langkah hukum lanjutan.

“Alhamdulillah kalau somasi sudah dijawab sama kuasa hukum saya, Bang Sunan. Sudah ada jawaban untuk ke pihak Indah, tapi kalau untuk somasi balik akan diproses juga,” ujar Clara kepada wartawan, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan ingin mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Menurutnya, menjawab somasi dan mengajukan somasi balik merupakan dua tahapan berbeda.

“Ternyata saya baru mendapatkan fakta bahwa ternyata jawaban somasi dengan mensomasi itu beda. Jadi kita jawab dulu, baru nanti ada langkah untuk mensomasi,” kata dia.

Terkait rencana somasi balik, Clara menyebut langkah tersebut ditujukan untuk membantah berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia juga menyinggung adanya dukungan dari sejumlah praktisi hukum atas tindakannya memviralkan video call sex (VCS) yang melibatkan suaminya dan Indah.

“Kalau somasi balik menjawab bantahan pastinya. Saya tidak mau membenarkan diri saya meskipun orang bilang saya korban, enggak seperti itu juga. Saya itu ada kesalahan mungkin mem-posting, tapi ternyata hukum ini juga banyak lawyer-lawyer yang sedang mendukung saya dan mengatakan bahwa sebenarnya hukum itu tidak se-strict itu gitu loh. Mereka juga bisa memandang perbuatan saya, ini karena ada tindakan kejahatan sebelumnya,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai tuntutan dalam somasi balik, Clara menegaskan tidak berorientasi pada keuntungan materi. Ia mengaku hanya ingin memperoleh keadilan dan menjaga keutuhan keluarganya.

“Tuntutan saya itu kalau untuk delik hukumnya saya kurang paham. Tapi saya sih nuntut yang sewajarnya saya saja sih dengan posisi saya, yang maksudnya saya merasa dirugikan. Dan saya tidak mau take benefit mencari keuntungan, saya enggak perlu itu. Sebenarnya saya cuma butuh keluarga saya utuh saja sih,” jelas Clara.

Di sisi lain, kasus ini disebut berdampak pada kondisi psikologisnya. Clara mengaku kehilangan kepercayaan terhadap suaminya hingga memutuskan berpisah.

“Kalau trauma pastilah, hilangnya kepercayaan terhadap suami itu juga menjadi salah satu alasan saya untuk berpisah, karena dilanjutkan lagi juga saya sudah enggak percaya. Setiap kali dia mau pergi ke mana saya deg-degan, setiap kali masuk ya deg-degan aja, jadi trauma lah pasti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Clara menerima somasi dari Indah Rahmadani setelah dirinya mengunggah konten video call sex (VCS) yang diduga melibatkan suaminya. Somasi tersebut dilayangkan karena Indah mengaku mengalami gangguan psikis dan kehilangan pekerjaan akibat viralnya konten tersebut.

“Saya mendapatkan surat somasi dari saudari Indah dengan permintaan penggantian ganti atas psikisnya yang terganggu, dan terganggunya pekerjaan saudari Indah dengan nilai yang cukup fantastis Rp10,7 miliar,” kata Clara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Clara mengakui tindakannya mengunggah konten tersebut tidak dapat dibenarkan. Ia menyebut tindakan itu dilakukan karena emosi setelah mengetahui dugaan perselingkuhan suaminya.

“Saya menyadari adanya tindakan untuk mengganti rugi tersebut muncul karena tindakan saya memposting. Namun, saya juga tidak akan mem-posting sesuatu kalau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Clara, Sunan Kalijaga, menilai kliennya justru menjadi pihak yang paling dirugikan dalam peristiwa tersebut, termasuk dari sisi keluarga dan pekerjaan.

“Karena kalau bicara kerugian, tentunya klien kami yang paling merasakan kerugian itu. Kenapa? Karena klien kami mengalami satu rusaknya rumah tangganya, anak-anaknya terganggu, bahkan pekerjaannya juga terganggu,” ungkapnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang