Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir Tapanuli Tengah

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 6 Januari 2026 – 07:05 WIB

Motor Warga Tukka Tapteng yang Tertimbun Lumpur Kembali Hidup Berkat Servis Gratis. (Foto: Dompet Dhuafa)

Motor Warga Tukka Tapteng yang Tertimbun Lumpur Kembali Hidup Berkat Servis Gratis. (Foto: Dompet Dhuafa)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pasca-banjir bandang yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Dompet Dhuafa bergerak cepat memulihkan mobilitas warga terdampak. Melalui program layanan vokasi Institut Kemandirian, lembaga filantropi ini menghadirkan layanan servis sepeda motor gratis di Lingkungan 2 Sigotom, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Senin (5/1/2026).

Program ini digulirkan mengingat sepeda motor merupakan sarana vital bagi warga setempat untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Akibat banjir, banyak kendaraan warga yang mengalami kerusakan berat, mulai dari terendam air hingga tertimbun lumpur tebal.

Tim Leader kegiatan, M. Iqbal Adriansyah, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan tim mekanik profesional untuk menangani kerusakan kendaraan warga.

“Pelayanan per unit motor membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 60 menit, mengingat banyak motor yang kondisinya mati total akibat banjir. Kami memastikan setiap motor yang selesai diservis benar-benar layak dan aman digunakan kembali,” ujar Iqbal di lokasi kegiatan.

Perbaiki Kendaraan ‘Mati Total’

Dalam aksi sosial tersebut, tim mekanik Dompet Dhuafa yang terdiri dari Hasimsyah, Andre Julpana, dan Mawan berhasil memperbaiki 16 unit sepeda motor. Berdasarkan pemeriksaan, sekitar 50 persen kendaraan yang ditangani berada dalam kondisi mati total.

Layanan yang diberikan bersifat menyeluruh (full service), mencakup pemeriksaan mesin, pembersihan dari lumpur, penggantian oli, penyetelan rantai, hingga penggantian kampas rem sesuai kebutuhan. Meski satu unit motor tertunda pengerjaannya karena kendala kunci yang hilang, mayoritas kendaraan berhasil dipulihkan pada hari yang sama.

Kesaksian Penyintas Banjir

Kehadiran layanan servis gratis ini disambut antusias oleh warga. Indra, salah satu penyintas banjir di Kecamatan Tukka, mengaku sangat terbantu. Ia menceritakan bagaimana motornya sempat terseret arus banjir sejauh sepuluh meter dan tertimbun material tanah.

“Waktu kejadian kami hanya bisa menyelamatkan diri, motor terpaksa ditinggal di rumah. Motor kami rusak karena banjir, tertimbun tanah,” tutur Indra.

Indra mengapresiasi bantuan teknis dan suku cadang gratis yang diberikan. 

“Bisa ganti oli gratis, setel rantai, sampai ganti sepatu rem. Ini sangat menguntungkan dan membantu kami sebagai masyarakat,” tambahnya.