Platform investasi multi-aset, Pluang, resmi meluncurkan fitur terbarunya bernama Aura AI pada Rabu (27/11/2025).
Fitur ini diklaim sebagai teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pertama di Indonesia yang terintegrasi langsung dalam aplikasi untuk membantu analisis pasar saham dan aset kripto (crypto).
Peluncuran ini menjawab kebutuhan investor akan akses data yang cepat di tengah dinamika pasar yang tinggi. Melalui Aura AI, pengguna dapat mengakses analisis terhadap lebih dari 1.000 aset, termasuk saham Amerika Serikat (AS), Exchange Traded Fund (ETF), hingga aset kripto secara real-time selama 24 jam.
Integrasi Analisis Teknikal dan Sentimen
Director of Marketing and Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan, menjelaskan bahwa Aura AI dirancang untuk mengolah ribuan data harga, volume, serta berita pasar dari sumber lokal maupun global.
Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan algoritma machine learning untuk mengenali pola pasar, seperti tren naik (bullish) atau turun (bearish).
“Melalui teknologi AI yang cerdas ini, Aura AI membantu menyajikan data keuangan, tren pasar, serta analisis fundamental dan teknikal secara real time—disajikan ringkas namun tetap akurat. Dengan demikian, investor dapat mengambil keputusan investasi dan melakukan trading dengan lebih cepat dan berbasis data,” ujar Andreas di Jakarta.
Fitur ini menggabungkan tiga komponen utama dalam satu ringkasan praktis:
Analisis Teknikal & Fundamental: Menggabungkan indikator grafik dengan data fundamental perusahaan atau aset.
Sentimen Pasar: Menyaring berita global dan lokal untuk membaca arah emosi pasar.
Ringkasan Menyeluruh: Memberikan simpulan tren harga yang mudah dipahami, baik oleh pemula maupun trader berpengalaman.
Efisiensi Riset Tanpa Pindah Aplikasi
Sebelum kehadiran fitur terintegrasi seperti Aura AI, investor kerap harus menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti ChatGPT atau Gemini untuk melakukan riset pasar. Proses ini dinilai kurang efisien karena mengharuskan pengguna berpindah-pindah aplikasi (switching) dan menyalin data secara manual.
Dengan Aura AI, analisis tersedia langsung di halaman detail aset dalam aplikasi Pluang tanpa biaya tambahan. Hal ini memungkinkan diversifikasi portofolio dan pemantauan kinerja aset menjadi lebih praktis.
Bukan Penentu Profit Mutlak
Meski menawarkan kecanggihan teknologi, pihak Pluang menegaskan bahwa Aura AI berfungsi sebagai alat bantu analisis informatif, bukan pemberi rekomendasi beli atau jual secara otomatis.
Manajemen menekankan bahwa penggunaan AI dalam trading tidak menghilangkan risiko investasi. Kondisi pasar saham dan kripto yang sangat fluktuatif akibat sentimen global atau berita tak terduga tetap memerlukan pertimbangan matang dari investor.
“Analisis yang disajikan bertujuan membantu pengguna memahami dinamika aset dengan lebih baik. Investor tetap disarankan untuk melakukan riset mandiri serta menyesuaikan dengan strategi investasi pribadi,” tambah pernyataan resmi Pluang.
Sebagai informasi, Pluang saat ini melayani lebih dari 12 juta pengguna di Indonesia dan menyediakan akses ke ribuan produk investasi di bawah pengawasan regulasi yang berlaku demi keamanan dana pengguna.













