Anak Sekolah Terima MBG Fresh 5 Hari, 3B dan Siswa di Daerah 3T Dapat Menu Kering

Iwan Medium.jpeg

Selasa, 31 Maret 2026 – 10:39 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (Foto: Antara)

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pasca Lebaran, pemerintah melanjutkan langkah dalam memberikan asupan gizi kepada balita, anak sekolah dan ibu hamil serta menyusui dengan gratis.

Demi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang mumpuni atau berkualitas. Investasi jangka panjang demi merengkuh titik cerah untuk seluruh rakyat Indonesia. 

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah diatur berdasarkan jenis dan ketahanannya.

Untuk anak sekolah tetap berjalan seperti biasa, yakni berskema distribusi lima hari. Kebijakan ini dinilai efektif untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan pangan yang digunakan dalam penyajian menu.  “Makanan fresh food dibagikan hanya lima hari untuk anak sekolah,” kata Nanik di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Sementara untuk kategori bahan berisiko seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), penanganannya tetap mengacu pada mekanisme yang telah berlaku. “Untuk 3B, mekanisme pendistribusiannya seperti biasa sampai hari Sabtu,” lanjut Nanik.

Nanik menjelaskan, khusus untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), pemerintah menerapkan pendekatan yang berbeda. Di wilayah tersebut, distribusi makanan difokuskan pada bahan pangan kering yang tidak memerlukan pengolahan kompleks.

“Untuk wilayah 3T diberikan makanan kering, bukan makanan olahan. Contohnya seperti susu, buah, roti, dan bahan pangan lain yang lebih mudah disimpan serta didistribusikan,” kata dia.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap keterbatasan infrastruktur, akses distribusi, serta fasilitas penyimpanan di daerah 3T. Dengan demikian, diharapkan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi yang layak meskipun berada di wilayah dengan tantangan logistik.

BGN menegaskan bahwa seluruh skema distribusi ini tetap mengacu pada standar gizi nasional serta prinsip keamanan pangan, guna memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang