Alcaraz Gagal Juara, Sinner Raih Cek Rp78 Miliar Usai Menang ATP Finals 2025

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 17 November 2025 – 05:52 WIB

Jannik Sinner Pertahankan Gelar ATP Finals. (Foto: Getty images)

Jannik Sinner Pertahankan Gelar ATP Finals. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jannik Sinner sukses mempertahankan gelar juaranya di Nitto ATP Finals 2025 setelah menaklukkan rival utamanya, Carlos Alcaraz, dalam laga final yang berlangsung sengit.

Didukung penuh penonton tuan rumah yang riuh di Inalpi Arena, Turin, Minggu (16/11/2025), petenis nomor dua dunia itu menang 7-6(4), 7-5. Kemenangan ini diraih dalam waktu dua jam 15 menit dan menjadi penutup sempurna musim dominasi kedua petenis ini.

Sinner, 24 tahun, menampilkan permainan agresif sejak awal. Momen krusial terjadi pada set pertama saat ia menghadapi set point Alcaraz pada kedudukan 5-6. Dengan dingin, Sinner menyelamatkannya lewat second serve berkecepatan 117mph sebelum akhirnya merebut set tersebut lewat tie-break.

“Itu adalah pertandingan yang sangat, sangat ketat. Saya menyelamatkan set point di set pertama dan saya sangat senang dengan cara saya menangani situasi itu,” kata Sinner. “Merayakan trofi ini di akhir tahun, tidak ada akhir yang lebih baik.”

Rekor Sempurna di Kandang

Kemenangan ini memperpanjang rekor fantastis Sinner di lapangan indoor menjadi 31 kemenangan beruntun. Kekalahan indoor terakhirnya terjadi dua tahun lalu, juga di final Turin, melawan Novak Djokovic.

Dengan rekor sempurna 5-0 (tanpa kehilangan satu set pun) minggu ini, Sinner berhak atas hadiah uang pemecah rekor turnamen sebesar $5.071.000.

Ia juga menorehkan sejarah sebagai salah satu dari tiga petenis (bergabung dengan John McEnroe dan Boris Becker) yang menjuarai ATP Finals lebih dari satu kali di tanah kelahiran sendiri.

Alcaraz Akui Kehebatan Lawan

Meskipun kalah, Carlos Alcaraz, yang sudah mengunci peringkat 1 dunia akhir tahun, memberikan pujian tinggi kepada rivalnya.

“Saya senang dengan level permainan saya hari ini,” kata Alcaraz saat upacara penyerahan trofi. “Dia [Sinner] adalah seseorang yang tidak pernah kalah di lapangan indoor selama dua tahun. Final yang pantas.”

Pada set kedua, Alcaraz sebenarnya menjadi pemain pertama yang mampu mematahkan servis Sinner minggu ini, unggul 2-1 setelah Sinner melakukan dua double fault. Namun, Sinner yang mendapat sedikit keberuntungan dari pengembalian frame (mengenai bingkai raket), berhasil melakukan break balik untuk menyamakan kedudukan 3-3 sebelum akhirnya mengunci kemenangan.

Meski kalah di final ini, Alcaraz masih unggul tipis dalam rekor pertemuan mereka secara keseluruhan (10-6).

Jannik Sinner menutup musim 2025 dengan rekor 58-6 (termasuk gelar Australian Open dan Wimbledon), sementara Alcaraz menutup musim dengan rekor 71-9 (termasuk gelar Roland Garros dan US Open).

Topik
Komentar