Antisipasi Kenaikan Biaya Pendidikan, Bank Mayapada Hadirkan Solusi Tabungan Berjangka dan Simpanan Valas

Mempersiapkan dana pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi menjadi salah satu fokus keuangan jangka panjang bagi banyak orang tua. Apalagi di era modern saat ini, pilihan melanjutkan studi tidak lagi sekadar kuliah di dalam atau luar negeri saja.

Saat ini, sudah banyak program kelas internasional di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk memiliki pengalaman belajar di luar negeri selama enam bulan hingga satu tahun.

Di sisi lain, akses terhadap pendidikan dengan kualitas yang lebih baik juga perlu diimbangi dengan kesiapan dana yang tidak sedikit, sehingga perencanaan dana pendidikan menjadi hal yang penting bagi orang tua untuk menyusun rencana keuangan yang matang sejak dini.  

Realitas Biaya Pendidikan: PTN, PTS, dan Internasional

Riset kecil mengenai kondisi nyata biaya pendidikan tinggi di dalam negeri pada tahun 2026 cukup membuat orang tua mengelus dada. Untuk jalur reguler PTN, skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau biaya semesteran rata-rata sudah berada di kisaran Rp6 juta hingga Rp15 juta, bahkan lebih.

Angka ini melonjak berkali-kali lipat jika mengambil Jalur Mandiri karena adanya tambahan uang pangkal hingga ratusan juta rupiah. Kondisi serupa terjadi pada lini PTS papan atas, di mana uang pangkal tahun 2026 rata-rata berkisar Rp55 juta hingga Rp75 juta, dengan biaya semesteran mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Sementara itu, riset global menunjukkan total biaya kuliah dan biaya hidup di luar negeri –seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia– rata-rata menembus Rp300 juta hingga Rp1 miIiar per tahun. Bahkan di wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, orang tua harus menyiapkan sekitar Rp70 juta hingga Rp170 juta per tahun.

Melihat angka fantastis ini, strategi menyisihkan dana secara bertahap dan konsisten menjadi salah satu langkah yang dapat diambil untuk mengantisipasi kenaikan biaya pendidikan. Untuk mempersiapkan hal ini, apalagi untuk pendidikan internasional, menabung dalam mata uang asing (valas) menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar (kurs).  

Membangun Dana Pendidikan Lewat myFAMILY Saving dan myDOLLAR

Melihat pentingnya hal tersebut, Bank Mayapada menghadirkan solusi keuangan lewat produk myFAMILY Saving dan myDOLLAR yang bisa membantu mempersiapkan dana pendidikan dengan lebih teratur sesuai target.

Produk myFAMILY Saving dapat menjadi sarana menabung berjangka yang fleksibel, mulai dari 1 tahun hingga 15 tahun. Dengan setoran awal dan bulanan yang terjangkau mulai dari Rp100.000, Anda dapat mulai menyisihkan dana sesuai target perencanaan. Tidak hanya itu, myFAMILY Saving juga dilengkapi dengan fasilitas asuransi jiwa sebagai jaring pengaman keuangan keluarga apabila terjadi hal tak terduga pada pencari nafkah utama.

Bagi Anda yang memiliki rencana pendidikan internasional, Tabungan myFAMILY Saving dapat dikombinasikan dengan myDOLLAR. Produk ini menyediakan berbagai pilihan mata uang asing yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan secara bertahap sekaligus mengurangi risiko perubahan nilai mata uang di masa mendatang.

Segera ambil langkah pertama dengan menghubungi Contact Center resmi Bank Mayapada yaitu myCALL di 1500029 atau kunjungi kantor cabang Bank Mayapada terdekat untuk pembukaan rekening myFAMILY Saving dan myDOLLAR.