Arsenal 1-0 Burnley, Tinggal Selangkah Menuju Gelar Liga Inggris Pertama dalam 22 Tahun

Arsenal kini tinggal selangkah dari gelar Liga Inggris pertama mereka sejak 2004 setelah mengalahkan Burnley 1-0 di Emirates Stadium, Minggu. Kemenangan itu membuat The Gunners unggul lima poin dari Manchester City dengan dua laga tersisa.

Satu-satunya gol laga dicetak Kai Havertz lewat tandukan dari sepak pojok pada menit ke-34. Umpan Bukayo Saka yang akurat ke area padat berhasil disambut Havertz — gol ke-18 Arsenal dari situasi sepak pojok di Liga Inggris musim ini, menyumbang lebih dari seperempat dari total 69 gol mereka.

Gol tersebut juga menjadi assist ke-50 Saka di Premier League. Hanya Dennis Bergkamp (94), Thierry Henry (74), Cesc Fabregas (70), dan Mesut Ozil (54) yang mencatatkan lebih banyak assist dengan seragam Arsenal.

City Harus Menang atau Gelar Jatuh ke Arsenal

Manchester City kini wajib menang di kandang Bournemouth, Selasa malam, untuk menjaga perburuan gelar tetap hidup hingga hari terakhir. Jika City gagal menang di Vitality Stadium — di mana Bournemouth tidak pernah kalah dalam delapan laga sejak dikalahkan Arsenal 3-2 awal tahun ini — maka Arsenal akan merayakan gelar dengan satu laga tersisa.

Arsenal sempat tampak akan menggagalkan peluang mereka sendiri setelah kalah 2-1 dari City pada 19 April lalu. Namun Arteta dan skuadnya bangkit dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan dan kini berada di posisi terdepan.

Menuju Musim Terbaik dalam Sejarah Klub

Jika gelar liga berhasil diamankan, ini akan menjadi awal dari 12 hari terbaik dalam sejarah 144 tahun Arsenal. Setelah laga melawan Crystal Palace di Selhurst Park, The Gunners akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada 30 Mei — turnamen yang belum pernah sekalipun mereka juarai.

Havertz sendiri nyaris membuat timnya bermain dengan 10 orang ketika kakinya mengenai betis Lesley Ugochukwu pada menit ke-65, namun VAR memutuskan tidak mengintervensi. Arsenal menjaga keunggulan tipis itu hingga peluit panjang berbunyi.

Bagi Arteta, ini berpotensi menjadi trofi kedua dalam hampir tujuh tahun masa jabatannya — dan yang paling dinantikan oleh seluruh suporter Arsenal di mana pun berada.