Presiden Prabowo Subianto menyapa pelajar saat berkunjung ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/6/2026). (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kedaulatan negara tidak hanya dijaga dengan senjata, tetapi juga dengan konektivitas. Dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026), Prabowo membawa misi besar: memastikan wilayah terluar Indonesia tak lagi terisolasi dari dunia digital.
Pulau Miangas yang berbatasan langsung dengan Filipina kini menjadi prioritas penguatan sarana komunikasi. Langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menghadirkan negara hingga ke titik nol kilometer utara Indonesia.
Gebrakan Digital di Perbatasan
Tak tanggung-tanggung, Prabowo menggandeng Menteri Komunikasi dan Digitalisasi (Menkomdigi) Meutya Hafid untuk merealisasikan janji tersebut. Bantuan yang dikucurkan mencakup ratusan unit layanan Starlink, perangkat telepon seluler (ponsel), hingga modem internet bagi seluruh Kepala Keluarga (KK) di Miangas.
“Ibu Meutya sini, beliau adalah Menteri Komdigi, dan beliau akan memberi handphone, ada Starlink dan handphone untuk semua KK,” tegas Prabowo saat meninjau SMKN 2 Talaud di Pulau Miangas, Sabtu sore.
Selain pembagian perangkat, pemerintah juga memperkuat infrastruktur fundamental dengan mengembangkan Base Transceiver Station (BTS). Tujuannya jelas, agar sinyal seluler dapat beroperasi maksimal di pulau terdepan tersebut tanpa gangguan.
Komunikasi sebagai Kebutuhan Dasar
Bagi Prabowo, konektivitas komunikasi di era modern bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang setara dengan infrastruktur fisik lainnya. Akses internet yang mumpuni di Miangas diharapkan mampu mendongkrak sektor pendidikan di sekolah-sekolah serta meningkatkan layanan kesehatan.
Lebih jauh, kehadiran internet cepat akan membantu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan lokal.
“Wilayah terluar harus menjadi prioritas pembangunan agar masyarakat tidak terisolasi dan memiliki akses komunikasi yang memadai,” tambah Prabowo.
Benteng Kedaulatan Digital
Di sisi lain, penguatan jaringan di perbatasan memiliki dimensi pertahanan yang krusial. Akses komunikasi yang baik akan mendukung sistem pelaporan darurat dan pemantauan wilayah perbatasan secara lebih presisi.
Prabowo menilai, pulau-pulau terluar adalah etalase kedaulatan negara. Dengan tersedianya akses informasi yang setara dengan kota besar, masyarakat di perbatasan akan merasa lebih dekat dengan pusat pemerintahan.
Langkah de-isolasi Miangas ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, tidak ada lagi wilayah yang dianaktirikan dalam pembangunan digital nasional.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









