Kena “Racun” FYP TikTok, Warga Rela Antre Dua Jam di Blok M demi Kuliner Viral

Clara Medium.jpeg

Selasa, 24 Maret 2026 – 15:15 WIB

Antrean mengular di salah satu gerai donat di Blok M lantaran viral di media sosial TikTok. (Foto: Inilah.com/Clara).

Antrean mengular di salah satu gerai donat di Blok M lantaran viral di media sosial TikTok. (Foto: Inilah.com/Clara).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kawasan Blok M mendadak penuh sesak selama libur Lebaran. Bukannya sepi karena ditinggal mudik, pusat nongkrong di Jakarta Selatan ini justru diserbu warga yang rela berjemur berjam-jam demi makanan yang lagi viral di media sosial.

Pantauan di lokasi, Selasa (24/3/2026), antrean pengunjung mengular panjang meski matahari tepat di atas kepala. Gerai makanan yang sering mondar-mandir di TikTok dan Instagram jadi sasaran utama. Rata-rata pengunjung mengaku nekat datang karena penasaran setelah melihat konten di HP mereka.

Rina (24), salah satu pengunjung, mengaku sengaja memanfaatkan momen libur Lebaran buat jalan-jalan dan berburu kuliner bareng sepupunya. Dia bahkan sudah berdiri mengantre donat viral selama 1,5 jam.

“Kebetulan lagi libur panjang terus banyak sepupu datang dari Malang dan penasaran sama Blok M jadinya rela antre, ini udah nunggu 1,5 jam,” ujar Rina saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Rina bahkan sudah sedia payung demi menghadapi panasnya Jakarta sambil menunggu gilirannya tiba.

“Bawa payung saja sih, karena liat di Tik Tok kan antrenya panjang terus panas juga kan,” ucapnya.

Suasana Blok M hari ini memang mirip ‘demo makanan’. Kerumunan warga menumpuk di titik yang sama dengan tujuan tunggal: makan dan bikin konten. Fenomena ini bikin antrean makin panjang karena banyak pengunjung yang nggak cuma mau makan, tapi juga sibuk merekam video buat diunggah lagi ke media sosial.

Nasib lebih apes dialami Nita (26). Dia mengaku sudah menunggu lebih dari 2 jam hanya untuk menikmati makanan viral asal Jepang.

“Saya sudah tunggu 2 jam lebih sampai putar-putar dulu beli makanan kecil buat tunggu, pas balik lagi ternyata belum dipanggil juga,” ucapnya sedikit mengeluh.

Nita tak menampik kalau pengaruh media sosial sangat kuat sampai dia nekat datang ke Blok M meski tahu bakal antre parah.

“Sudah lama ingin tapi belum siap antre panjang jadinya ditunda-tunda terus. Tapi karena di FYP Tik Tok lewat mulu kan jadi makin penasaran,” kata Nita.

Meski padat sesak, arus pengunjung di sekitar gerai makanan itu terpantau masih tertib. Beberapa pegawai setempat juga sibuk mengatur barisan supaya nggak menutupi jalan. Fenomena ini jadi bukti nyata kuatnya sihir media sosial yang beradu dengan momen libur Lebaran dalam menggerakkan massa ke satu titik kuliner populer seperti Blok M.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang