Penampakan keruhnya aliran anak sungai di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Senin (23/3/2026). (Foto: Inilah.com/Harris).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan menjadi salah satu objek wisata gratis yang ramai didatangi warga pada libur Lebaran, Senin (23/3/2026). Namun, kondisi kebersihan anak sungai yang melintasi taman tersebut dikeluhkan pengunjung karena tumpukan sampah dan aroma tidak sedap.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada H+2 Idulfitri 1447 H, aliran anak kali Krukut di area taman tampak berwarna hijau gelap. Sampah plastik sisa makanan terlihat menumpuk di beberapa titik aliran air, sehingga merusak pemandangan di sekitar taman yang baru diresmikan ini.
Selain masalah visual, aroma tidak sedap juga tercium di area yang berdekatan dengan aliran sungai, meskipun baunya tidak muncul secara terus-menerus.
Erna (38), seorang pengunjung asal Jakarta Timur, menyatakan bahwa fasilitas di taman yang dulunya bernama Taman Langsat ini sebenarnya sudah baik. Namun, ia menyayangkan kebersihan air yang belum tertangani maksimal.
“Senang sekali akhirnya punya taman sehijau ini di tengah kota, fasilitasnya sudah sangat bagus dan nyaman untuk keluarga. Namun, kayanya baru kemarin diresmikan saya lihat aliran sungainya masih kotor gitu,” kata Erna, Senin (23/3/2026).
Erna menilai kondisi air yang keruh dan kotor tidak sebanding dengan penataan pohon di area darat taman.
“Rasanya agak kontras dengan keasrian pohon-pohon di sini, jadi pemandangannya kurang maksimal kalau airnya keruh begitu,” ujarnya.
Ia pun meminta pihak terkait untuk lebih memperhatikan pemeliharaan sungai agar fasilitas publik yang masih baru ini tidak terbengkalai.
“Harapan saya mumpung tamannya masih sangat baru, pemeliharaan sungainya bisa lebih diperhatikan lagi agar tidak dibiarkan terbengkalai,” tutur Erna.
Di lokasi, pengelola sebenarnya telah menempatkan tempat sampah di berbagai titik. Petugas kebersihan juga terlihat mengangkut sampah di area darat saat volume sampah mulai penuh.
Hingga Senin petang, warga tetap hilir mudik mendatangi taman bersama keluarga. Fasilitas yang paling banyak digunakan adalah playground atau tempat bermain anak. Area ini memiliki wahana perosotan, ayunan, hingga panjat tebing mini untuk anak usia 3 hingga 12 tahun yang wajib berada dalam pengawasan orang dewasa.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












