Ilustrasi – Karyawan membersihkan logo baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Audy Alwi/hp/aa).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Indonesia negeri yang subur dan makmur, gemah ripah loh jinawi, kata orang. Tapi sayang tak mengucur ke rakyat kecil. Pertanda masalah ketimpangan ekonomi masih menjadi masalah serius yang harus segera ditangani.
Saat ini, pertumbuhan tabungan masyarakat kelompok kaya sepanjang 2025, meningkat pesat. Di sisi lain, pertumbuhan isi rekening bank kelas menengah ke bawah, justru menipis. Istilahnya ‘mantab’ atau makan tabungan.
Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bidang Program Penjaminan Polis, Ferdinan D Purba, mengakui adanya perbedaan mencolok di laju pertumbuhan tabungan antar kelompok nominal.
“Yang di bawah 100 juta ini pertumbuhannya year on year itu 3,43 persen. Jadi memang kalau dilihat dari pertumbuhan total, memang dia lebih rendah dibandingkan (di atas Rp5 miliar). Tapi tetap tumbuh,” kata Ferdinan di Jakarta, dikutip Minggu (25/1/2026).
Sedangkan tabungan kelompok tajir, mengalami pertumbuhan hingga dobel digit. Bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara nasional yang berada di level 13,83 persen (yoy).
Menurut Ferdinan, hal ini disebabkan adanya dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di perbankan. Porsinya dinilai cukup signifikan dan turut mendorong lonjakan simpanan kelompok atas.
“Tabungan di atas Rp5 miliar, pertumbuhannya cukup tinggi, sekitar 22,76 persen. Mungkin dipengaruhi penempatan dana SAL pemerintah. Sehingga persentasenya menjadi cukup tinggi,” tandasnya.
Sepanjang 2025, LPS mencatat, tabungan dengan nominal di atas Rp5 miliar tumbuh 22,76 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Atau melesat jauh meninggalkan tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 3,99 persen.
Sebaliknya, tabungan masyarakat dengan nominal kurang dari Rp100 juta, malah melambat. Simpanan kelompok ini, hanya tumbuh 3,43 persen (yoy). Atau turun dibandingkan pertumbuhan Desember 2024 sebesar 5 persen.














