Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Inilah.com/Clara Anna).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan nasib utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
AHY menyampaikan, pemerintah masih mencari solusi terbaik untuk penyelesaian restrukturisasi utang Whoosh.
“Kami juga membahas tentang restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Mohon bersabar karena memang kami juga terus mencari solusi yang terbaik. Prinsipnya adalah sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa negara, pemerintah akan mengambil tanggung jawab terkait dengan struktur keuangan,” ujar AHY kepada wartawan, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, proyek KCJB memiliki nilai ekonomi yang meningkatkan konektivitas dan mobilitas bagi daerah yang rutenya dilalui oleh Whoosh. Bahkan kata dia, Presiden Prabowo menyampaikan untuk mengembangkan konsep tak hanya rute Jakarta-Bandung tapi diperluas hingga Surabaya.
“Nah namun tentu kita terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan. Karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut,” jelas dia.
Lebih lanjut, dalam penyelesaian restrukturisasi utang Whoosh seluruh stakeholder khususnya Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan lintas Kementerian/Lembaga. Kata dia, Pemerintah telah membentuk komite nasional kereta cepat untuk mengambil langah strategis maupun taktis terkait proyek Whoosh.
“Jadi nanti ada bisa dikatakan komite yang melibatkan banyak kementerian yang lainnya. Tentu Kemenko Infrastruktur menjadi bisa dikatakan koordinatornya begitu,” tuturnya.














