Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (kanan) bersama Yuji Beleza cicipi Jamu Indonesia di Suwe Ora Jamu, Sarinah Thamrin, Jakarta, pada Jumat (21/11/2025). (Foto:Kementerian Ekraf)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, mengambil langkah taktis untuk mempercepat penetrasi produk kreatif Indonesia di pasar internasional. Strategi utamanya: menggandeng kreator konten global sebagai “megafon” budaya Nusantara.
Hal ini ditegaskan Irene usai menerima audiensi kreator konten internasional sekaligus poliglot ternama, Yuji Beleza, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Irene menilai, pendekatan konvensional saja tidak cukup. Keterlibatan sosok seperti Yuji, yang memiliki audiens lintas negara dan bahasa, dinilai krusial untuk menarasikan budaya Indonesia dengan cara yang lebih relevan dan intensif.
“Kolaborasi dengan kreator global memungkinkan narasi budaya Indonesia menjangkau audiens internasional secara lebih luas, sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi para pelaku ekraf Indonesia,” ujar Irene dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025).
Yuji Beleza Kepincut Jamu dan Jajanan Pasar
Tak sekadar berdiskusi di ruang rapat, strategi “diplomasi rasa” langsung diterapkan. Usai pertemuan, Yuji diajak menjajal langsung kekayaan kuliner dan wellness Indonesia di kawasan Sarinah Thamrin.
Kreator tersebut mencicipi jamu di gerai Suwe Ora Jamu dan aneka jajanan pasar di Sarisari. Reaksi Yuji terhadap minuman herbal tradisional Indonesia itu cukup mengejutkan. Ia menyebut jamu memiliki cita rasa yang kompleks namun modern.
“Saya tidak menyangka jamu bisa terasa begitu seimbang, tradisional tapi tetap modern. Rasanya unik dan punya cerita di setiap racikannya. Ini pengalaman yang benar-benar ingin saya bagikan ke audiens saya,” ungkap Yuji antusias.
Yuji, yang dikenal kerap membedah budaya lewat bahasa, mengakui bahwa karya kriya dan desain kontemporer Indonesia yang dikurasi Kementerian Ekraf sudah memiliki standar global dan sangat layak menembus pasar internasional.
Momentum Integrasi Kuliner dan Wellness
Bagi Kementerian Ekraf, kunjungan Yuji bukan sekadar konten media sosial. Ini adalah momentum untuk mendorong promosi terintegrasi antara sektor kuliner, wellness, dan produk kreatif lokal.
Irene menegaskan bahwa pengalaman langsung (first-hand experience) dari kreator global akan memperkaya narasi konten yang dihasilkan, menjadikannya lebih otentik dan persuasif bagi audiens luar negeri.
“Kunjungan ini menjadi momentum awal untuk membuka peluang produksi konten lintas negara yang dapat mengangkat kekayaan ekraf Indonesia ke audiens global,” pungkas Irene.














