Pascabencana Cilacap-Banjarnegara, Pemerintah Rencanakan Program Rumah Tanggap Darurat

Diana Medium.jpeg

Rabu, 19 November 2025 – 23:00 WIB

Petugas gabungan mencari korban tertimbun longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jateng, Jumat (14/11/2025). (Foto: Pemprov Jateng)

Petugas gabungan mencari korban tertimbun longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jateng, Jumat (14/11/2025). (Foto: Pemprov Jateng)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyambut positif usulan pembangunan rumah baru bagi korban bencana alam. Hal ini disampaikannya menanggapi permintaan anggota Komisi V DPR Novita Wijayanti dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

“Daerah-daerah bencana seperti Bu Novi sampaikan, saya setuju sekali. Kalau bisa, bencana kita enggak tahu kapan, kita mulai save (dana), misalnya alokasi berapa, jadi kalau ada bencana sudah ada di situ,” tutur Ara merespons usulan tersebut.

Ara, sapaan akrabnya, mengaku punya pengalaman langsung meninjau lokasi bencana, yang memberikan pelajaran berharga bagi kementeriannya. Salah satunya soal pentingnya menyiapkan mekanisme penanganan permukiman pascabencana.

“Kalau kemarin kami konsolidasi, kami juga menemukan di Sumenep itu juga sebuah evaluasi kuat buat kami, supaya tidak terjadi lagi (ada rumah rusak karena bencana alam, tapi masyarakat enggak ada penggantinya),” jelasnya.

Tak hanya menyiapkan skema pendanaan, Ara juga menekankan pentingnya menunjuk penanggung jawab lapangan yang kompeten. Ia mengaku telah mengidentifikasi sejumlah orang yang memenuhi kriteria tersebut.

“Supaya kami bisa mencegah bagaimana kedepan itu tata kelolanya benar. Dan perlu mencari orang yang tepat untuk menjadi penanggung jawab di lapangan,” tegas Ara.

Sebelumnya, Novita Wijayanti dari Fraksi Partai Gerindra meminta perhatian khusus Kementerian PKP terhadap korban bencana alam. Ia mencontohkan kondisi terbaru di Banjarnegara dan Cilacap, Jawa Tengah, yang membutuhkan penanganan segera.

“Cuma minta perhatian lebih untuk daerah-daerah bencana contohnya yang terjadi di Banjarnegara, bukan dapil saya, tapi itu bencana. Dan di Cilacap yang 27 korban rumahnya kena longsor, itu butuh sekali pembangunan rumah baru,” ucap Novi.

Topik
Komentar