Belum Lama Diresmikan, Jembatan Megah di China Ambruk Ditelan Longsor

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 14 November 2025 – 18:13 WIB

Jembatan Hongqi di Provinsi Sichuan, China, tiba-tiba ambruk pada Selasa (11/11/2025), akibat terhempas tanah longsor. (Foto: X/The Mirror)

Jembatan Hongqi di Provinsi Sichuan, China, tiba-tiba ambruk pada Selasa (11/11/2025), akibat terhempas tanah longsor. (Foto: X/The Mirror)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Sebuah kabar mengejutkan datang dari ranah infrastruktur China. Jembatan Hongqi yang megah di Provinsi Sichuan, yang baru saja dibuka untuk operasional lalu lintas pada April lalu, tiba-tiba ambruk pada Selasa (11/11/2025). Insiden ini sontak memicu tanda tanya besar mengenai kualitas proyek nasional yang menelan biaya fantastis.

Jembatan modern ini sejatinya merupakan bagian vital dari proyek jalan nasional utama China. Pembangunannya yang menelan investasi sekitar 300 juta yuan atau setara dengan Rp660 miliar (kurs saat itu) baru rampung pada Januari. Dengan panjang mencapai 758 meter, Jembatan Hongqi memiliki peran strategis, yakni menghubungkan Provinsi Sichuan dengan pegunungan Tibet yang terpencil.

Proyek Strategis di Zona Rawan Bencana

Jembatan Hongqi adalah mahakarya teknik yang dikelola oleh Chengdu Engineering Corporation, anak perusahaan dari raksasa China Power Construction Corporation. Proses pembangunannya pun diawasi ketat oleh otoritas tertinggi China, yaitu Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC).

Menurut video yang diunggah oleh kontraktor pelaksana, Sichuan Road & Bridge Group, pembangunan jembatan ini memang telah selesai di awal tahun. Selain sebagai jalur penghubung, posisi Jembatan Hongqi juga strategis karena berada di dekat proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Shuangjiangkou.

post-cover

South China Morning Post (SCMP) mencatat bahwa bendungan yang diklaim sebagai yang tertinggi di dunia ini baru mulai menyimpan air pada 1 Mei lalu.

Lantas, apa penyebab ambruknya jembatan yang baru seumur jagung ini?

Longsor Parah Dituding Jadi Biang Keladi Utama

Berdasarkan hasil investigasi awal yang disampaikan otoritas kota kepada media setempat, ambruknya Jembatan Hongqi diperkirakan akibat reruntuhan dari pergeseran tanah longsor yang parah di bukit terdekat.

Wilayah Prefektur Otonom Tibet dan Qiang Ngawa di barat laut Provinisi Sichuan memang dikenal sebagai zona rawan bencana. Area pegunungan ini berada di atas patahan besar, menjadikannya rentan terhadap gempa bumi dan tanah longsor.

Kondisi geografis yang ekstrem ini disinyalir menjadi faktor utama yang memicu keruntuhan infrastruktur tersebut.

Namun, pernyataan resmi dari Biro Transportasi Prefektur yang mengeklaim insiden ini bukan disebabkan karena masalah kualitas jembatan justru disambut dengan skeptisisme oleh publik.

Meskipun otoritas bersikukuh bahwa longsor adalah penyebab tunggal, dugaan mengenai adanya kesalahan selama proses konstruksi atau kelalaian dalam perhitungan risiko geologis di zona patahan besar tersebut tetap menjadi perbincangan hangat.

Insiden ini bukan hanya kerugian material ratusan miliar rupiah, tetapi juga menjadi tamparan keras bagi citra kualitas infrastruktur China, terutama untuk proyek-proyek vital yang beroperasi di wilayah dengan risiko bencana tinggi. Perlu ada audit menyeluruh dan transparan untuk memastikan apakah faktor alam semata yang bermain, ataukah ada kelalaian teknis yang tidak terdeteksi sejak awal. 
 

Topik
Komentar