Xabi Alonso Tulis Surat Perpisahan untuk Real Madrid

Ivan Medium.jpeg

Rabu, 14 Januari 2026 – 02:02 WIB

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (Foto: Getty Images)

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (Foto: Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Xabi Alonso menyampaikan pesannya usai resmi berpisah dengan Real Madrid, di mana ia menyinggung soal rasa hormat.

Meski akhirnya mengecewakan, Alonso tidak menyimpan dendam apapun kepada pemain dan manajemen Madrid. Dia berterima kasih atas kesempatan yang diberikan sejak Mei lalu sebagai pelatih Los Blancos, klub yang juga membesarkan namanya.

“Fase profesional saya sudah selesai, dan tidak berakhir seperti yang kita inginkan. Melatih Real Madrid merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar,” ujar Alonso dalam surat perpisahan di Instagram.

“Aku berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama untuk semua fans Madrid atas dukungan serta kepercayaan mereka. Aku pergi dengan rasa bangga, respek, dan puas karena sudah melakukan yang terbaik.”

Dipecat Kilat

Pelatih berusia 44 tahun itu resmi berpisah dengan El Real pada Senin (12/1/2026) waktu setempat.

Perpisahan ini diumumkan oleh Real Madrid melalui pernyataannya yang dirilis via laman resmi klub.

“Berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan (kedua pihak) mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” bunyi pernyaatan Los Blancos.

Pengumuman itu muncul hanya beberapa jam setelah Xabi Alonso memimpin Real Madrid melawan Barcelona di final Piala Super Spanyol yang berakhir 2-3 untuk kemenangan Blaugrana.

Kekalahan itu jadi puncak kekesalahan manajemen atas kinerja Alonso sepanjang musim. Pasalnya performa Madrid menurun sejak November lalu (7 menang dari 14 laga), salah satu efeknya kehilangan puncak klasemen LaLiga karena disalip Barcelona.

Selain itu, perseteruan Alonso dengan sebagian besar pemain Madrid membuatnya kehilangan kendali ruang ganti. Maka Alonso yang harus dipecat demi kebaikan tim.

Selama memegang Madrid, Alonso punya 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.

Usai resmi berpisah, tim yang berbasis di ibu kota Spanyol itu menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya.