Timnas Sepak Bola Dapat Jam Rolex, Timnas Futsal Runner-up Asia Dapat Apa?

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 9 Februari 2026 – 19:00 WIB

Pemain Timnas futsal Indonesia menyapa pendukung usai mengalahkan Timnas futsal Jepang pada pertandingan semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha)

Pemain Timnas futsal Indonesia menyapa pendukung usai mengalahkan Timnas futsal Jepang pada pertandingan semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar berharap pemerintah memberi perhatian khusus berupa bonus kepada Timnas Futsal Indonesia usai mencatatkan sejarah sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026.

Tim Garuda untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal berhasil melangkah hingga partai final. Dalam laga puncak yang berlangsung dramatis, Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Futsal Iran lewat adu penalti setelah bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu.

Publik sendiri tengah membandingkannya dengan momen ketika Timnas Indonesia menerima jam mewah Rolex usai prestasi di cabang sepak bola lolos ke putaran kelima piala dunia usai mengalahkan China kala itu.

Michael menilai pencapaian tersebut merupakan prestasi besar yang layak mendapat apresiasi setara dengan cabang olahraga lain, termasuk yang diraih kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.

“Kalau bicara soal bonus, saya harus bicara apa adanya. Kapasitas saya terbatas. Karena itu saya berharap ada perhatian dari pemerintah, seperti halnya saat SEA Games kemarin,” ujar Michael kepada pewarta di Jakarta, Senin (9/2).

Menurutnya, prestasi di ajang futsal tertinggi Asia ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menegaskan capaian Timnas Futsal Indonesia setara dengan raihan medali emas atau prestasi puncak di ajang multi-event internasional.

Michael juga mengungkapkan bahwa persoalan bonus prestasi memang sempat menjadi pertanyaan di internal tim. Sejumlah pemain, kata dia, berharap adanya bentuk apresiasi konkret atas perjuangan mereka yang membawa nama Indonesia bersaing di level tertinggi Asia.

“Ini juga menjadi pertanyaan dari para pemain. Ada yang menyampaikan ke saya bahwa mereka berharap ada apresiasi. Tapi sebagai Ketua Umum, saya juga harus jujur, kapasitas saya memang terbatas,” ungkapnya.

Hingga kini, belum ada kejelasan terkait bonus atau penghargaan finansial yang akan diterima skuad Garuda atas pencapaian bersejarah tersebut. Kondisi ini membuat FFI membuka harapan agar dukungan tidak hanya datang dari federasi, tetapi juga dari pemerintah dan sektor swasta.

Michael menegaskan bahwa dukungan berupa bonus bukan semata soal materi, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap perjuangan dan dedikasi atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas Asia.

“Kami berharap ada pihak-pihak lain, baik pemerintah maupun swasta, yang bisa memberi apresiasi atas prestasi luar biasa ini,” katanya.

Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026 menandai tonggak penting perkembangan futsal nasional. Kini, perhatian publik tertuju pada langkah lanjutan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menghargai pencapaian tersebut, sekaligus menjaga momentum kebangkitan futsal Indonesia agar terus berlanjut.