Souto Puji Gila-gilaan Suporter Indonesia, Singgung Euro dan Copa America

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 6 Februari 2026 – 17:34 WIB

Pemain Timnas futsal Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum bertanding melawan Timnas futsal Jepang pada pertandingan semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Antara)

Pemain Timnas futsal Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum bertanding melawan Timnas futsal Jepang pada pertandingan semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, kembali menyoroti peran suporter sebagai faktor penting dalam perjalanan Indonesia di AFC Futsal 2026. Jelang laga final melawan Iran, Souto mengaku terkesima dengan atmosfer Indonesia Arena yang selalu dipadati penonton, bahkan ia membandingkannya dengan turnamen besar seperti Piala Eropa dan Copa America.

Dalam sesi konferensi pers jelang final, Jumat (6/2/2026), pelatih asal Spanyol itu menyebut dukungan suporter di Indonesia Arena sebagai salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang kariernya di level futsal internasional. Ia menilai kepadatan tribun di Jakarta justru melampaui banyak ajang sepak bola elite di benua lain.

“Saya pernah melihat Copa America dan Euro. Tidak ada tribun yang benar-benar penuh. Di sini penuh. Bahkan kalau kursi ditambah, saya rasa tetap akan penuh,” ujar Souto.

Indonesia Arena memang menjadi sorotan sepanjang turnamen. Setiap laga Timnas Futsal Indonesia selalu dihadiri ribuan penonton yang memenuhi tribun. Souto mengungkapkan, pada laga uji coba November lalu, venue tersebut mampu menampung sekitar 15 ribu penonton. Namun untuk final, kapasitas dibatasi menjadi sekitar 10 ribu orang demi alasan keamanan.

Meski demikian, jumlah tersebut dinilai tidak mengurangi kualitas atmosfer pertandingan. Menurut Souto, bahkan dengan pembatasan kapasitas, Indonesia Arena tetap menghadirkan suasana yang jarang ditemui di turnamen sekelas AFC.

“Memang disayangkan karena alasan keamanan, tapi dengan 10 ribu orang saja, ini sudah menjadi salah satu ajang terbesar yang pernah saya ingat di AFC,” katanya.

Berbeda dengan anggapan bahwa tekanan suporter tuan rumah bisa membebani pemain, Souto justru menilai kehadiran penonton menjadi sumber energi tambahan. Ia menegaskan dukungan publik tidak membuat pemain tertekan, melainkan memacu motivasi dan keberanian mereka di lapangan.

“Pada akhirnya yang terpenting adalah apa yang terjadi di lapangan. Tapi menurut saya, dukungan penonton ini adalah faktor positif. Orang-orang mendukung kami,” ucapnya.

Souto mencontohkan bagaimana suporter Indonesia konsisten memberi dukungan sejak fase gugur. Saat perempat final melawan Vietnam hingga semifinal menghadapi Jepang, atmosfer Indonesia Arena dinilainya berperan dalam menjaga intensitas permainan para pemain.

“Mereka sudah melakukannya kemarin. Di perempat final juga. Dan besok kami berharap mereka melanjutkannya,” kata Souto.

Final AFC Futsal 2026 antara Indonesia melawan Timnas Futsal Iran akan digelar Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini bukan hanya mempertemukan tim debutan final dengan raja futsal Asia, tetapi juga menjadi panggung besar bagi suporter Indonesia untuk kembali menunjukkan kekuatan mereka.

Bagi Souto, dukungan publik Indonesia telah menjadikan turnamen ini lebih dari sekadar kompetisi. Atmosfer penuh di Indonesia Arena ia nilai sebagai simbol kebangkitan futsal Indonesia di level Asia—sebuah pemandangan yang, menurutnya, bahkan sulit ditemukan di turnamen sepak bola terbesar dunia.