Donyell Malen dari AS Roma bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang selama pertandingan Serie A antara Parma Calcio 1913 dan AS Roma di Stadio Ennio Tardini pada 10 Mei 2026 di Parma, Italia. (Foto: Alessandro Sabattini/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kemenangan dramatis comeback 3-2 AS Roma atas Parma pada laga lanjutan Serie A, Minggu (10/5) waktu setempat, menyisakan buntut panjang. Hadiah penalti di menit-menit akhir untuk I Giallorossi telah memicu kontroversi di Italia, bahkan melahirkan perdebatan panas antara pandit televisi dan seorang aktor ternama.
Insiden krusial tersebut terjadi di area penalti Parma. Wasit Daniele Chiffi pada awalnya meniup peluit atas pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Roma, Devyne Rensch, terhadap bek Parma, Sascha Britschgi. Kedua pemain terlihat saling tarik jersey dalam perebutan bola.
Namun, situasi berbalik drastis setelah Chiffi meninjau insiden tersebut melalui monitor Video Assistant Referee (VAR) di pinggir lapangan. Wasit mengubah keputusannya dengan memberikan hadiah penalti untuk AS Roma dan menjatuhkan kartu kuning kedua bagi Britschgi, yang dinilai melakukan tarikan pelanggaran.
Kritik Keras dari Pandit Mantan Lazio
Keputusan ini langsung menuai kritik tajam dalam acara pasca-pertandingan di Sky Sport Italia. Mantan striker Lazio, Paolo Di Canio, secara terbuka mempertanyakan intervensi VAR dan keputusan wasit tersebut.
“Saya tidak yakin apakah itu bukan penalti, atau sama sekali bukan penalti,” ujar Di Canio seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport. “Ada ruang untuk keraguan pada penalti lain, tetapi di sini ia (Rensch) membiarkan dirinya maju di depan lawan dan menjatuhkan diri. Memanggil wasit untuk pemeriksaan VAR tampaknya berlebihan bagi saya. Bagi saya, satu pemain menarik leher pemain lain, jadi itu adalah pelanggaran yang menguntungkan Parma.”
Mantan bintang Lazio lainnya, Luca Marchegiani, sepakat dengan pandangan Di Canio. “Itu bukan penalti. VAR seharusnya tidak ikut campur. VAR seharusnya hanya menyelesaikan kasus-kasus yang sangat jelas. Setidaknya, ini masih bisa diperdebatkan.”
Di sisi lain, pandit lain yang hadir di studio, Beppe Bergomi dan Alessandro Costacurta, mengambil sikap berbeda dan berpendapat bahwa tarikan jersey yang dilakukan Britschgi memang layak diganjar penalti.
Serangan Balik Aktor Italia
Perdebatan di layar kaca ini rupanya memancing reaksi keras dari kalangan pendukung AS Roma. Salah satunya datang dari aktor ternama Italia sekaligus penggemar berat Roma, Luca Zingaretti.
Melalui unggahan Story di akun Instagram pribadinya, Zingaretti langsung menyindir latar belakang Di Canio dan Marchegiani sebagai mantan pemain dari klub rival sekota, Lazio.
“Bisakah Anda benar-benar membiarkan penggemar Lazio mengomentari penalti yang diberikan kepada Roma, ketika Anda dapat melihat dengan jelas bahwa mereka merasa getir (baper) akan hal itu?” tulis sang aktor menohok. “Apakah Anda benar-benar berpikir mereka akan mengakui bahwa itu adalah penalti?”
Hingga berita ini diturunkan, perdebatan terkait keputusan wasit Daniele Chiffi masih menjadi topik hangat di berbagai media olahraga Italia. Kemenangan ini sendiri sangat krusial bagi skuad asuhan Gian Piero Gasperini dalam menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Serie A.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











